Definisi Kebebasan Finansial: Manfaat, Cara Ngitung dan Tips Meraih Kebebasan Finansial

definisi kebebasan finansial

Rekan-rekan yang berbahagia, dalam artikel singkat kali ini saya akan mencoba mengelaborasi topik seputar bebas finansial. Mulai dari definisi kebebasan finansial, manfaat, cara ngitung, tips meraih kebebasan finansial berdasarkan riset empirikal tentang Rawls’s theory of justice.

Seperti yang kita ketahui, banyak orang telah membahas topik yang sangat menarik ini, banyak buku juga telah terbit, belum lagi penelitian ilmiah untuk menguji teori tentang keuangan.

Namun ada hal sederhana yang seringkali terlewatkan ketika kita membahas topik ini yaitu seberapa konsisten kita dalam melaksanakan planning financial freedom yang telah kita susun.

Karena itu yang sejatinya akan membawa kita pada tujuan yaitu financial freedom yang sejati, good job.

Nah, biar gak terlalu melebar kemana-mana, yuks kita simak pembahasan berikut ya gaes, jadi siapkan hati dan pikiran agar Anda bisa meresapi setiap kalimat berikut dan Anda bisa mempraktekannya, oke!! Mari kita mulai atau jika Anda lebih senang mendengarkan video, tinggal klik play button aja

Baca: 4 Instrumen Investasi yang Cocok untuk Pemula.

Apa itu Financial Freedom?

Menurut ANZ  Survey  of  Adult  Financial  Literacy  in  Australia  (May  2003,  Executive  Summary, pg.1), Financial Literacy is about: enabling  to  make  informed  and  confident  decisions  regarding  all  aspects  of  their  budgeting,  spending  and  saving  and  their  use  of  financial  products  and  services,  from everyday banking through borrowing, investing and planning for the future.

Bila diterjemahkan, kurng lebih artinya sebagai berikut:

Kemelekan finansial adalah tentang memungkinkan seseorang untuk membuat keputusan  berdasarkan  informasi  dan  kepercayaan  diri  terhadap  semua  aspek perencanaan,  pengeluaran  anggaran  dan  tabungan,  menggunakan  produk  dan  jasa  keuangan,    dari    perbankan    sehari-hari    untuk    peminjaman,    investasi    dan    perencanaan di masa depan.

Sementara U.S  Financial  Literacy  and  Education  Commission  (2007),  definisi  kemelekan  finansial adalah: “…..the   ability   to   use   knowledge   and   skills   to   manage   financial   resources   effectively for a lifetime of financial well-being.”

Bila diterjemahkan, artinya sebagai berikut:

Baca juga  Apa itu Saham, Jenis, Harga dan Faktor yang Mempengaruhi Harga Saham?

Suatu  kemampuan  untuk  menggunakan  pengetahuan  dan  kemampuannya  untuk  mengelola  sumber  daya  finansial  secara  efektif  seumur  hidup  demi  kesejahteraan  finansial.

Definisi Kebebasan finansial adalah ukuran efisiensi entitas serta sebagai ukuran independensi dari kendali dan campur tangan pemerintah di bidang keuangan. (Abbas Ali Daryaeyai & Hamid Haghighat, 2019: 254). Kebebasan finansial dapat meningkatkan kualitas pelaporan keuangan (Setayesh & Daryaei, 2017).

Jadi, berdasarkan pengertian yang telah dijabarkan di atas, dapat disimpulkan bahwa   kemelekan   finansial   adalah   kemampuan   seseorang   dalam   memahami   pengetahuan berbagai aspek mengenai keuangan, yaitu meliputi simpanan, pinjaman, investasi, perencanaan keuangan, dan mempunyai keahlian dalam mengelola sumber daya  finansial  yang  dimilikinya  untuk  membuat  keputusan  yang  efektif  tentang  keuangan demi kesejahteraan finansial.

Singkatnya definisi kebebasan finansial adalah kondisi atau tahap di mana seseorang sudah memiliki passive income yang cukup untuk memenuhi biaya hidupnya sehari-hari. Dengan begitu, kamu nggak harus cemas memikirkan kondisi finansial.

 

Manfaat Kebebasan Finansial

Diatas kamu tentu udah baca definis kebebasan finansial dan rangkuman singkatnya, sekarang kita akan mengulik apa aja manfaatnya gaes.

Setidaknya ada 3 manfaat jika kita berhasil mencapai Financial Freedom, yaitu:

  1. Menjadi independen secara finansial. Artinya kamu tetap bisa bertahan hidup dan nggak perlu bergantung kepada orang lain untuk memenuhi kebutuhanmu. Bahkan, Financial freedom juga memungkinkan kamu untuk memutus rantai sandwich generation.
  2. Nggak pusing memenuhi kebutuhan harian. Karena punya dana yang cukup, kamu nggak perlu lagi pusing memikirkan kebutuhan sehari-hari, seperti makan, transportasi, listrik, air, dan lainnya.
  3. Bisa fokus melakukan hal yang disukai. Sekarang kamu bisa fokus melakukan hal yang sebelumnya tidak bisa kamu lakukan karena sibuk. Kalaupun masih ingin bekerja, kamu bisa fokus cari kerja yang sesuai dengan passion. It’s time to do what you love!

 

Gimana Sih Ngitung agar Bisa Financial Freedom?

Kalau udah ngerti dan tau manfaatnya trus kamu musti ngapain dong?

Baca juga  4 Instrumen Investasi yang Tepat bagi Pemula dan 5 Kesalahan Investor Pemula yang Wajib Kamu Hindari

So, saatnya kamu mulai menghitung berapa sih kebutuhan dana untuk mencapai Financial Freedom. Simak baik-baik ilustrasi di bawah ini ya!

Sebagai contoh, kamu memiliki total pengeluaran setiap bulan sebesar Rp 10 juta. Untuk bisa mendapatkan passive income Rp 10 juta per bulan, kamu memilih instrumen investasi yang paling rendah risikonya, misalnya Reksa Dana Pasar Uang (RDPU) dengan asumsi return 5% per tahun.

Baca: 5 Strategi mencapai Kebebasan Finansial dengan Mudah dan Tepat Waktu.

Pertanyaannya, berapa jumlah dana yang harus kamu miliki untuk mendapatkan Rp 10 juta per bulan tanpa bekerja?

Rumus sederhana:

Pengeluaran per Tahun = Pengeluaran per bulan x 12 bulan

Dana yang Harus Dikumpulkan = Pengeluaran Tahunan ÷ asumsi return investasi

Contoh Perhitungan:

Pengeluaran per Tahun = Rp 10 juta x 12 bulan = Rp 120 juta

Dana yang Harus Dikumpulkan = Rp 120 juta ÷ 5% = Rp 2,4 miliar

Rumus tersebut dengan catatan: Pertama, potensi imbal hasil atau return yang kamu tetapkan adalah asumsi di masa lalu. Artinya, imbal hasil di masa depan bisa berubah tergantung situasi dan kondisi. Kedua, simulasi hitungan tersebut mengesampingkan inflasi, di mana nilai Rp 10 juta saat ini akan berbeda dengan 10 tahun yang akan datang.

Ingat, kalau kamu mau ngitung dampak iflasi, kamu tinggal tambahin faktor inflasi sebagai pengurang dari nilai uang kamu dimasa depan ya. Atau kamu bisa cek kalkulator investasi dari IPOTFUN (klik link)

 

Gimana Kiat Dalam Mencapai Financial Freedom?

Konsep kecerdasan finansial menuju kebebasan finansial menurut Tanuwidjaja (2009, p12) sebagai berikut:

Kecerdasan Finansial (Financial Intelegent) è Aset dan Kekayaan (Asset & Wealth) è Penghasilan pasif (Pasif Income) è Kebebasan Finansial (Financial Freedom)

So, kebebasan finansial sebenarnya dimulai dari kesadaran kita akan finansial/keuangan sehingga bikin kita cerdas secara finansial. Cerdas dalam menghasilkan uang, cerdas mengelola keuangan, dan cerdas menumbuhkan keuangan, sederhananya sih gitu menurut saya.

Baca juga  Mari Terapkan 5 Strategi Mencapai Kebebasan Finansial di Tahun Baru!

Pembahasan tentang cerdas finansial, akan kita bahas pada edisi berikutnya biar artikel ini gak kepanjangan ya teman-teman.

So selanjutnya kita akan bahas apa aja tips meraih finansial freedom. Nah, secara sederhana terdapat 3 hal penting yang bisa kamu lakukan untuk mencapai Financial Freedom:

  1. Catat pengeluaran secara detail. Sebab dengan mencatat semua pengeluaran, kamu akan lebih paham dan mudah mengatur keuanganmu.
  2. Menambah active income. Semakin besar jumlah active income yang kamu punya, maka semakin besar jumlah dana yang bisa kamu investasikan. Pertimbangkan pula penghasilan tambahan dari pekerjaan sampingan, ya!
  3. Investasi. Kenapa? Karena investasi layaknya kendaraan untuk mencapai tujuan keuanganmu. Dengan investasi, kamu bisa mendapatkan keuntungan dari potensi imbal hasil (return), di mana return ini akan membuat nilai uangmu berkembang sehingga lebih cepat untuk mencapai financial freedom.

Baca: Jalan Terjal Menuju Kebebasan Finansial.

Penutup

Keadilan merupakan konsep yang paling mendasar dalam hak asasi manusia. Menurut Rawls, ketimpangan ekonomi dalam masyarakat tidak dapat dihindari, tetapi karena keterbatasan jalan menuju pembangunan ekonomi dan sosial, menurut Rawls, seseorang dapat mencapai keadilan relatif. Dari perspektif penelitian tersebut, keadilan relatif adalah keadilan ekonomi dengan proksi kebebasan finansial.

Hasil kecocokan dari model penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara rule of law dan Financial Freedom adalah positif dan signifikan. Koefisien integrasi politik dan sosial adalah negatif dan signifikan. Dan ada hubungan negatif dan signifikan antara mata uang dan stabilitas harga dan Financial Fredom. Hal ini bisa terjadi karena perbedaan dalam sistem politik dari sampel data.

Gimana nih tanggapnnya setelah membaca penjelasan diatas, apakah sekarang sudah jelas belum semua hal mengenai Financial Freedom? Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa mencapai Financial Freedom memang tidak mudah tapi bukan berarti tidak bisa dilakukan. Asalkan kamu tetap produktif dan konsisten, cita-cita mencapai Financial Freedom tetap bisa kamu raih.

One Reply to “Definisi Kebebasan Finansial: Manfaat, Cara Ngitung dan Tips Meraih Kebebasan Finansial

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.