Pengertian Penawaran Adalah: Definisi, Jenis, Faktor yang Mempengaruhi dan Kurva Penawaran

Halo sobat pemerhati ekonomi, senang sekali bisa kembali menjumpai Anda. Kali ini kita akan berbicara tentang pengertian penawaran menurut para ahli berikut faktor yang mempengaruhi. Pada artikel sebelumnya kita sudah membahas pengertian permintaan, mudah-mudahan Anda sudah sempat membaca.

Nah, seperti yang Anda ketahui, dalam ekonomi mikro, teori harga, perilaku konsumen, teori permintaan dan penawaran itu adalah hal yang tak terpisahkan, karenanya pembahasan harus komprehenship agar pemahaman juga komprehenship, setuju.

Pada pembahasan berikutnya kita akan mengulik tentang teori harga dan perilaku konsumen, jadi ditunggu saja ya. Dan mungkin ada yang bertanya, kenapa sih gak dibahas dalam satu artikel saja?

Oke, saya infokan ya, jika pembahasan dalam 1 artikel bisa panjang banget tulisannya, mungkin kamu akan bosan dan beranjak pergi. Jika dibagi dalam beberapa bagian, maka ketika Anda sedang sibuk, cukup baca bagian yang Anda inginkan, gitu bro.

Baiklah kita kembali ke laptop, dan kali ini kita akan mendalami inti pembahasan kita tentang penawaran dari teori para ahli, jenis, dan faktor yang mempengaruhi, mari kita mulai.

Pengertian Penawaran Menurut Para Ahli

Sumber: pixabay.com

Menurut Gregory Mankiw (2000) penawaran adalah kuantitas yang ditawarkan berhubungan positif dengan harga barang. Kuantitas yang ditawarkan meningkat ketika harga meningkat dan menurun ketika harga menurun. Hubungan antara harga dan kuantitas yang ditawarkan ini dinamakan hukum penawaran (law of supply) dengan menganggap hal lainnya sama, ketika harga barang meningkat,maka kuantitas barang tersebut yang ditawarkan akan meningkat.

Baca juga  Pengertian Masalah Ekonomi Mikro Dalam Perekonomian

Menurut T.Gilarso (2003) penawaran adalah jumlah dari suatu barang tertentu yang mau dijual pada pelbagai kemungkinan harga selama jangka waktu tertentu,ceteris paribus. Dari perumusan tersebut dapat dilihat bahwa pengertian penawaran menunjuk pada hubungan fungsional antara jumlah yang mau dijual (Qs) dan harga per satuan (P). Berapa jumlah barang yang ditawarkan atau mau dijual dipengaruhi oleh harga barang bersangkutan.

Dari kedua definisi diatas, dapat kita tarik benang merahnya: kuantitas atau jumlah yang ditawarkan berbanding lurus dengan harga barang, dengan kemungkinan harga yang berbeda-beda selama jangka waktu tertentu. Atau dengan kata lain, jika harga barang naik maka penawaran juga meningkat.

2 Jenis Penawaran

Secara umum, Penawaran dibagi menjadi 2 jenis yakni:

1.Penawaran Individu

Definisi penawaran individu adalah sejumlah barang atau jasa yang ditawarkan oleh produsen atau penjual di waktu, tempat atau dengan harga tertentu.

2.Penawaran Pasar

Definisi penawaran pasar adalah sejumlah barang atau jasa yang ditawarkan oleh sekelompok produsesn atau penjual didalam waktu, tempat dan harga tertentu.

Jadi kedua jenis ini memiliki segmen pasar yang sama, bisa juga berbeda, akan tetapi dari segi volume tentu memiliki perbedaan yang signifikan. sumber: pahlevi.net

Baca: Ruang Lingkup Ekonomi Mikro.

8 Faktor yang Mempengaruhi Penawaran

Seperti halnya permintaan, penawaran juga memiliki faktor-faktor yang mempengaruhinya selain harga barang itu sendiri. Menurut faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran antara lain:

1.Jumlah Produsen di pasar

Jika jumlah produsen bertambah banyak, penawaran total juga akan bertambah. Jika harga pasar turun karena persaingan antara produsen tersebut, jumlah yang sama akan dijual juga pada harga yang lebih rendah.

2.Biaya yang Mempengaruhi produksi

Faktor-faktor produksi yang merupakan input dalam proses produksi menentukan biaya produksi. Jika harga bahan baku turun maka produsen dapat menjual lebih banyak pada tingkat harga yang sama, dan/atau dapat menghasilkan dan menjual jumlah yang sama pada harga yang lebih rendah demikian sebaliknya.

Baca juga  Inilah Pengertian Perilaku Konsumen menurut Para Ahli

3.Harga barang itu sendiri

Bila harga barang yang ditawarkan meningkat maka jumlah barang yang akan ditawarkan akan meningkat dan begitu juga sebaliknya.

4.Harga barang lain atau barang substitusi

Jika harga barang lain berubah, penawaran barang tertentu mungkin bertambah, mungkin berkurang, tergantung reaksi produsen/penjual serta jenis barang dan hubungannya satu sama lain, apakah barang tersebut termasuk barang pengganti, barang pelengkap, atau barang lepas.

5.Teknologi produksi

Menurut Sadono Sukirno (2005) dalam hubungannya dengan penawaran suatu barang, kemajuan teknologi menimbulkan dua efek berikut: (i) produksi dapat ditambah dengan lebih cepat, dan (ii) biaya produksi semakin murah. Dari kedua akibat tersebut dapat disimpulkan bahwa kemajuan teknologi cenderung untuk menimbulkan kenaikan penawaran.

6.Harapan para produsen/penjual tentang masa depan

Bila diperkirakan bahwa harga akan naik banyak yang akan mencoba menahan barangnya, dengan maksud menunggu kenaikan harga. Sebaliknya jika harga diperkirakan merosot banyak produsen akan menjual sebanyak mungkin sebelum harga anjlok.

Perkiraan harga di masa mendatang dapat mempengaruhi jumlah penawaran produk saat ini.

Bila perusahaan dapat memperkirakan bahwa harga barang atau jasa akan meningkat sedangkan penghasilan masyarakat tetap maka perusahaan akan menurunkan jumlah barang atau jasa yang ditawarkan.

Contohnya, pada saat terjadi krisis ekonomi dimana harga barang atau jasa naik namun pendapatan masyarakat tetap maka perusahaan akan mengurangi volume produksi karena mereka khawatir barang tersebut tidak laku.

7.Pajak, dan Subsidi

Beberapa jenis pajak menyebabkan biaya produksi dan harga jual naik dan menyebabkan penawaran berkurang. Sebaliknya, subsidi dari pemerintah memperkecil biaya produksi dan harga jual dengan akibat yang diharapkan menambah penawaran.

8.Retribusi

Di dalam UU No. 28 Tahun 2009 mendefinisikan retribusi merupakan sebuah pungutan dari daerah sebagai pembayaran atas jasa dan pemberian izin yang khusus disediakan atau diberikan Pemerintah Daerah (PEMDA) untuk kepentingan badan atau pribadi.

Baca juga  Pengertian Elastisitas Permintaan dan Penawaran

Kurva Penawaran

Sama halnya dengan Seperti permintaan, hubungan antara harga sebuah barang dengan kuantitas yang ditawarkan dapat digambarkan dalam bentuk kurva penawaran. Kurva yang menghubungkan harga dengan kuantitas yang ditawarkan dinamakan kurva penawaran (Gregory Mankiw, 2000). Contoh kurva penawaran dapat dilihat pada gambar dibawah ini:

Sumber: (Gregory Mankiw, 2000) via abstraksiekonomi.blogspot.com

Demikianlah tadi pembahasan kita tentang pengertian penawaran menurut para ahli dan sejumlah faktor yang mempengaruhinya. Mudah-mudahan dengan pembahasan ini, Anda semakin memahami penawaran dan bahkan mampu menghaplikasikannya dalam bisnis Anda. Sampai bertemu pada pembahasan berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *