Cara Melipatgandakan Uang dengan Cepat Hingga 214% Melalui Strategi Investasi

cara menggandakan uang

Keyword cara melipatgandakan uang dan cara menggandakan uang memiliki volume penelusuran bulanan antara 100 – 1000, tergolong besar untuk keyword turunan. Jika dicermati dengan seksama, keyword ini salah satu yang saya favoritkan, namun ada banyak yang ambigu disini.

Jika Anda salah mengambil keputusan, maka Anda bisa nyasar ke tempat salah yaitu: investasi bodong yang siap memangsa uang Anda (kasusnya sudah banyak dan korbannya juga bukan orang sembarangan).

Untungnya Anda orang yang cerdas dan siap mengosongkan sedikit isi gelas Anda, sehingga bisa mengambil poin inti dari pembahasan kita.

Jika anda sedang mengalami masalah seputar keuangan, jangan ambil jalan pintas dengan mengajukan pinjaman online. Hal ini justru akan menambah masalah baru (hutang) dan dampaknya gak main main.

Untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan ini, Anda bisa mencarinya di google atau youtube dengan kata kunci cara melipatgandakan uang atau cara menggandakan uang.

Tetapi disini kita tidak berbicara hasil instan, melainkan langkah produktif dan tentu saja langsung bisa Anda praktekan. Tetapi ingat, hal ini tidak mudah seperti membalikan telapak tangan melainkan butuh proses, kesabaran, ketekunan serta usaha terus menerus.

Anda sampai diartikel ini tentu bukan suatu kebetulan, melainkan karena rencana Anda dalam menggandakan uang, betul apa benar?

Saya yakin, Anda memiliki rencana untuk berubah dari yang biasa menjadi luar biasa, dari yang apa adanya menjadi yang serba ada, dari yang sedikit akan menjadi bukit, Amiin…

Jika Anda serius ingin menggandakan uang dengan cara yang benar, silahkan baca artikel ini sampai selesai. Tetapi jika Anda mengharapkan hasil instan, lebih baik tutup browser Anda dan Anda bisa mencarinya ditempat lain.

Dalam hidup, kita harus seimbang dalam menjalani kedua aktivitas antara menghasilkan uang dan mengelola uang. Ini seperti dua sisi mata uang yang saling berhubungan, kita tidak bisa hanya memilih dan menjalani satu aktivitas saja, tetapi keduanya (menghasilkan dan mengelola uang).

Kita harus pinter cari uang sekaligus pinter pula mengelola uang yang kita peroleh. Karena yang yang kita dapat hari ini nilainya akan terus menyusut kekuatannya akibat pembunuh berdarah dingin bernama INFLASI.

Baca juga  Time Value Of Money: Definisi, Konsep Dasar, Contoh dan Cara Mengitungnya

Satu hal lagi, sehemat apapun dan sebaik apapun kita mengelola keuangan, jika kita tidak menambah pemasukan (side job) maka besar kemungkinan bahwa financial freedom sulit kita capai.

Nah sekarang, ketika muncul pertanyaan dalam benak Anda tentang cara melipatgandakan uang, jawabannya: Akan lebih bijak jika melakukan Investasi Leher Keatas atau Investasi pada Diri sendiri.

Karena berinvestasi pada diri sendiri itu nilainya jauh lebih besar dan penting, dibanding mengejar return investasi yang tinggi tetapi resikonya juga tinggi. Nanti akan saya ilustrasikan kepada Anda, bagaimana hal ini bekerja.

Oke, tinggalkan sejenak kegalauan Anda dan sekarang saatnya kita fokus pada pembahasan tentang melipatgandakan uang dengan aktivitas yang seimbangan antara menghasilkan uang dan mengelola uang. Sambil Anda duduk manis, siapkan secangkir kopi tubruk untuk menemani Anda.

Compound Interest (Bunga Majemuk) Bekerja Melipatgandakan Uang

Untuk Anda yang baru berkunjung kesini pertama kali, kami ucapkan selamat bergabung. Sebelumnya kami sudah pernah membahas tentang time value of money dan bunga majemuk, sebagai referensi silahkan Anda kunjungi.

Sebagai gambaran, time value of money lebih berfokus pada nilai waktu dari uang dimasa lalu, sekarang dan dimasa yang akan datang. Jika kita tidak mengembangkan yang dengan cara berinvestasi, maka nilainya (value) akan semakin menurun karena inflasi.

Sementara bunga majemum (compound interes) singkatnya adalah sebuah sistem yang memberikan bunga berbunga pada investasi atau pinjaman sehingga hasil akhirnya menjadi berlipat ganda.

Masih ingat pepatah: “Sedikit demi sedikit lama lama jadi bukit?

Dalam hal menabung dan investasi, saya sangat setuju karena menyisihkan uang tabungan yang kita mulai dari yang sedikit akan melatih kita untuk lebih disiplin, tekun dan gigih terutama dalam menyisihkan tabungan atau investasi.

Satu lagi, nabung atau investasi itu gak boleh menunggu sisa dari penghasilan, karena Anda gak bakalan dapat sisanya jika tidak memiliki rencana. Rencana tabungan Anda akan ikut menguap ditelan fatamorgana.

“Sedikit” pada pepatah tersebut sebenarnya menggambarkan kekuatan yang besar bernama komitmen, kegigihan, kedisiplinan dan ketekunan.

Baca juga  Bunga Majemuk: Definisi, Jenis Rumus Matematik dan Cara Menghitungnya

Gimana caranya supaya yang sedikit ini tadi bisa jadi bukit?

Nah, uang yang sisihkan sedikit demi sedikit ini tadi tentu kita lipatgandakan melalui investasi yang tepat dan pada instrumen yang tepat pula. Bisa reksadana, obligasi atau saham, tergantung profil resiko Anda, next time akan kita bahas secara khusus topik ini.

Sekarang mari kita cari tahu, anggap saja kita bekerja dengan gaji UMR Rp3.000.000, menabung rutin sebesar Rp1.000.000,- setiap bulan, selama 5 tahun, return investasi minimal 10% per tahun, berapa yang akan kita miliki?

Mari kita hitung sama-sama, gunakan rumus Future Value of an Anuity berikut:

FVAn    = PMT ((1+i)n  – 1)/i

= (1.000.000 x 12)(1+0,10)5 – 1)/0,10

= 12.000.000 (6,1051)

= Rp73.261.200,-

Setelah bekerja dan menabung rutin sebesar Rp1.000.000,- selama 5 tahun, uang yang kita miliki Rp73.261.200,- atau tumbuh sebesar 22%

Selain menggunakan rumus ini, kalian juga bisa gunakan spreadsheed excel untuk menghitungnya, gukana formula FV pada excel.

Bagaimana ini bisa terjadi? Tentu saja jika kita berinvestasi ditempat yang tepat dengan sistem compound interest (bunga majemuk).

Nah, disini sebenanrya kita sedang belajar mengelola keuangan dengan cara berinvestasi pada instrumen keuangan seperti reksadana, deposito, emas atau saham.

 

Investasi Leher Keatas dalam Melipatgandakan Uang

Kita lanjutkan cerita pertama, dengan asumsi kita masih tetap bekerja dengan gaji UMR, nabung rutin, kemudian return investasi di Reksadana 10%. Tetapi sekarang bedanya, kita mengambil sebuah kursus Bahasa Inggris, sehingga mahir dalam bahasa inggris, kemudian kita mulai Menulis dan Membuat Blog.

Kapan waktu untuk kita mengerjakan pekerjaan sambilan? Tentunya selepas kita bekerja, kita memiliki waktu luang di sore hingga malam hari.

Dari aktivitas blogging yang kita jalani, kita baru bisa memperoleh penghasilan setelah bulan ke12. Ini sebenarnya termasuk kategori jelek, karena umumnya bisa menghasilkan pada waktu 3-6 bulan pertama, asalkan dilakukan dengan tekun, gigih dan sabar.

Blog yang kita buat tadi pada bulan ke-12 memiliki visitor organik 1500/day, kemudian di monetisasi dengan sistem google adsense dan affiliate marketing. Dengan trafik segitu, diperkirakan dapat menghasilkan cuan rata-rata Rp3.000.000,- (1,3 juta dari Adsense dan 1,7 juta dari affiliate marketing).

Baca juga  Pengertian Portofolio Investasi, Jenis, Tips Mengelola Portofolio dan Contohnya

Dari penghasilan tersebut kita investasikan sebesar 50% yaitu Rp1.500.000,- per bulan di Reksadana dengan return 10%, dengan waktu investasi 4 tahun. Sekarang mari kita hitung lagi ya teman-teman, berapa yang kita peroleh dengan mengkombinasikan kedua strategi ini:

1.Investasi dari Gaji, gunakan rumus Future Value of an Anuity berikut

FVAn    = PMT ((1+i)n  – 1)/i

= (1.000.000 x 12)(1+0,10)5 – 1)/0,10

= 12.000.000 (6,1051)

= Rp73.261.200,-

Setelah bekerja dan menabung rutin selama 5 tahun, uang yang kita miliki Rp73.261.200,-

2.Investasi dari penghasilan tambahan melalui aktivitas blog yang dimonetisasi dengan adsense dan affiliate marketing:

FVAn    = PMT ((1+i)n  – 1)/i

= (1.500.000 x 12)(1+0,10)4 – 1)/0,10

= 18.000.000 (4,641)

= Rp83.538.000,-

Kemudian kita jumlahkan keduanya: Investasi dari gaji Rp73.261.200,- + investasi dari penghasilan tambahan Rp83.538.000,- jadi totalnya Rp156.799.200,-

Dalam ilustrasi ini, jika sistem yang Anda bangun (blogging) bekerja lebih baik maka Anda bisa tambahkan faktor kali. Misalnya menambah 1 blog setiap tahunnya, tentu hasil akan semakin berlipatganda.

Disini kita hanya menghitung 1 blog, jika memperhitungkan faktor kali (jumlah blog) yang dikembangkan maka hasilnya jauh lebih besar.

Dari kedua ilustrasi ini, kita bisa melihat bahwa aktivitas kedua yaitu bekerja sebagai karyawan + menambah penghasilan melalui blogging memiliki nilai investasi yang lebih tingggi 214% (Rp156.799.200,- / Rp73.261.200,- = 214%)

Untuk memudahkan Anda menghitung ilustrasi investasi, bisa juga mengunjungi investbro.id/tools/kalkulator-bunga-majemuk/ atau mendownload spreadsheet excel berikut.

Kesimpulan

Dari kedua ilustrasi diatas kita dapat simpulkan bahwa ilustrasi yang kedua memberikan imbal hasil yang lebih tinggi hingga 214% dibanding ilustrasi pertama. (Investasi leher keatas: Tetap bekerja + Upgrade skill).

Sambil terus bekerja, kita juga bisa mengerjakan pekerjaan sampingan yang produktif, apalagi di era digital seperti sekarang, kita harus jeli melihat peluang dan berani action.

Asalkan kita mau terus berusaha dengan tekun, gigih, sabar serta memiliki resiliensi yang tinggi, maka kita akan mampu meraih impian seperti pada ilustrasi kedua.

Tinggalkan Jejak