Time Value Of Money: Definisi, Konsep Dasar, Contoh dan Cara Mengitungnya

time value of money

Apa itu Time value of money serta bagaimana cara menghitungnya? Nilai waktu dari uang (time value of money) merupakan perbedaan dari nilai uang dari waktu ke waktu. Artinya uang yang kita miliki Rp1.000.000,- 1 yang tahun lalu berbeda nilainya dengan Rp1.000.000,- sekarang yang dipengaruhi oleh kondisi ekonomi yaitu Inflasi.

Time Value of Money (TVM), juga dikenal sebagai nilai diskon saat ini, yang mengacu pada gagasan bahwa uang yang tersedia sekarang bernilai lebih dari jumlah yang sama di masa depan, karena kemampuannya untuk tumbuh.

Istilah ini mirip dengan konsep ‘waktu adalah uang’, dalam arti uang itu sendiri, bukan waktu sendiri yang diinvestasikan. Selama uang bisa mendapatkan bunga, maka uang semakin bernilai lebih besar secepat Anda mendapatkannya.

Oke, kami rasa Anda sudah pernah memiliki uang 1 tahun yang lalu maupun sekarang, semoga kalian setuju hal ini. Jadi agar kita lebih menghargai uang yang kita punya, yuk kita sama-sama belajar tentang nilai uang dari waktu berbeda yaitu dahulu, sekarang dan nanti.

Kalian tentu sudah mengenal uang bukan, tetapi pernahkan kita berpikir bahwa kita perlu memahami nilai dari uang yang sebenarnya. Uang memang alat pembayaran tetapi nilainya tidak tetap pada setiap waktu yang berbeda.

Sebaliknya nilai uang bahkan terus menerus mengalami perubahan (baca: penurunan) dari waktu kewaktu yang dipengaruhi oleh berbagai faktor ekonomi yang berhubungan dengan penentuan harga produk dan daya beli, sebut saja hal itu inflasi.

Pemahaman tentang time value of money merupakan sesuatu yang sangat penting agar bisa melakukan pengelolaan keuangan yang baik. Adapun pembahasan kita kali ini lebih diutamakan pada pengertian, konsep dasar, contoh nyata dalam kehidupan serta cara menghitung time value of money.

Perlu kita ketahui bahwa uang merupakan alat pembayaran yang sah dan diterima secara luas. Saat ini dikenal dua sistem pembayaran transaksi yaitu sistem tunai dan non tunai atau yang dikenal dengan cashless.

Contoh alat pembayaran tunai uang kartal yang terdiri dari uang kertas dan uang logam, yang dibayarkan secara tunai. Sedangkan alat pembayaran non tunai terdiri dari kartu kredit, kartu debit, cek, uang elektronik, uang virtual dan lainnya.

Baca: Investasi jangka pendek.

Pembahasan tentang time value of money ini merupakan opini dari sudut pandang pribadi, bukan untuk mengajarkan atau menggurui. Jika menemukan kejanggalan atau kekeliruan dalam pembahasan serta diskusi mendalam bisa melalui kolom komentar atau melalui IG @catatandaniel.

Pengertian Time Value of Money Menurut Para Ahli

Dilansir dari investopedia, Time Value of Money (TVM) merupakan sebuah gagasan bahwa uang yang Anda miliki sekarang bernilai lebih dari jumlah yang sama di masa depan karena kapasitas penghasilan potensialnya. Prinsip inti keuangan ini menyatakan bahwa asalkan uang dapat memperoleh bunga, sejumlah uang bernilai lebih cepat diterima. TVM juga terkadang disebut sebagai nilai diskon saat ini.

Wikipedia mendefinisikan time value of money adalah dugaan yang diterima secara luas bahwa ada manfaat yang lebih besar untuk menerima sejumlah uang sekarang daripada jumlah yang sama nanti. Time value of money adalah salah satu faktor yang dipertimbangkan ketika menimbang biaya peluang pengeluaran daripada menyimpan atau menginvestasikan uang.

Dengan demikian dapat kita simpulkan bahwa time value of money merupakan sebuah konsep atau gagasan bahwa uang memiliki potensi nilai yang besar dimasa depan dengan menerima manfaat atau return atau bunga yang diharapkan.

 

Konsep Dasar Time Value of Money

Cara terbaik untuk menganalisis peluang investasi seperti ini adalah dengan menentukan tingkat pengembalian yang ditawarkan. Dalam contoh di atas, jika Anda menginvestasikan Rp100.000.000 hari ini dan menerima Rp250.000.000 dalam 10 tahun, Anda akan mendapatkan tingkat pengembalian sekitar 9,6%.

Anda dapat membandingkan tingkat pengembalian ini dengan investasi lain dengan risiko yang sama dan secara logis memutuskan investasi apa yang memiliki peluang terbaik. Untuk membuat analisis ini, Anda harus memahami lima konsep yang terkait dengan nilai waktu uang:

  • Bunga Sederhana vs bunga majemuk.
  • Nilai masa depan dari satu jumlah.
  • Nilai sekarang dari satu jumlah.
  • Nilai masa depan dari anuitas.
  • Nilai sekarang dari anuitas.
Konsep Situasi khas
Nilai masa depan dari satu jumlah Berapa banyak jumlah uang Rp50.000.000 akan tumbuh pada akhir tahun ke5 jika disimpan hari ini dan menghasilkan 12% setiap tahun?
Nilai sekarang dari satu jumlah Berapa nilai hari ini menerima Rp10.000.000 pada akhir 10 tahun, diskon pada 10% disetiap kuartal?
Nilai masa depan anuitas Berapa banyak jumlah uang Rp20.000.000 per tahun yang disimpan di bank pada akhir masing-masing 10 tahun ke depan, terakumulasi hingga akhir 10 tahun?
Nilai sekarang dari anuitas Berapa nilai hari ini jika Rp60.000.000 pada akhir tahun ke 7, jika diskon sebesar 10% per tahun?
Baca juga  Biaya Peluang: Pengertian, Jenis, Manfaat dan Cara Menghitung Biaya Peluang

 

Baca: Investasi jangka panjang.

 

Time Value of Money Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Sejatinya Time Value of Money sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Setidaknya kita menemukannya dalam hal investasi, tabungan, pinjaman dan proyek atau nilai kontrak. Untuk lebih jelasnya silahkan simak penjelasan berikut:

1.Investasi dan Tabungan

Tabungan merupakan sejumlah uang yang disetorkan kedalam akun atau rekening yang terdaftar di lembaga perbankan.

Investasi merupakan pengorbanan sejumlah uang yang dilakukan saat ini dengan harapan mendapatkan imbal hasil yang lebih besar dimasa depan. Baca: Pengertian Investasi.

Penambahan baik secara bulanan atau tahunan terhadap uang yang sudah disimpan atau investasi tadi disebut sebagai bunga.

Nah, hal inilah yang kemudian dinamakan sebagai Time Value of Money, yang artinya apabila semakin lama deposit disimpan, maka akan semakin meningkat deposit atau nilai investasi.

2.Pinjaman atau Kredit

Salah satu fungsi Bank adalah agen manajemen keuangan publik yang tidak hanya bertindak sebagai lembaga yang menghimpun dana dari masyarakat tetapi juga menyalurkan dana dalam bentuk pinjaman/kredit.

Sistem pinjaman disebut juga pinjaman tunai dari bank. Sejumlah uang yang dipinjam oleh seorang nasabah memiliki periode waktu atau tenor pembayaran. Semakin besar jumlah uang yang dipinjam, semakin lama periode pembayaran maka semakin besar juga nilai uang yang disetorkan dari setoran dan bunga.

3.Asuransi Penilaian Proyek

Setiap kegiatan produksi yang dilakukan oleh suatu perusahaan pasti akan membawa jalur keuangan dalam dirinya sendiri. Kegiatan ini juga disebut sebagai asuransi, yang dinilai berdasarkan dengan jangka waktu yang ditetapkan.

 

Bagaimana Cara Menghitung Time Value of Money

Agar kita bisa mengelola keuangan yang baik, maka kita harus paham tentang cara menghitung time value of money. Dalam hal ini pengelolaan uang untuk investasi atau menyiapkan uang dimasa mendatang.

Secara umum, perhitungan time value of money terbagi menjadi dua konsep utama yaitu nilai uang sekarang (present value) dan nilai uang di masa yang akan datang (future value). Selanjutnya kita akan membahas ini satu persatu, jadi ikuti terus.

Baca juga  Apa Itu Investasi Jangka Pendek, Apa Saja Jenisnya dan Bagaimana dengan Strategi Penerapannya?

1.Present Value (Nilai Uang Sekarang)

Present value merupakan nilai uang yang dimiliki saat ini yang bisa digunakan untuk tujuan investasi sehingga mendapatkan return dan keuntungan di masa depan.

Formula atau rumus yang digunakan untuk menghitung present value dituliskan sebagai berikut:

PV = Fv / (1 + i)n

Keterangan:

PV = present value (nilai uang sekarang)

n = jangka waktu

Fv = future value (nilai uang di masa depan) di tahun ke-n

i = interest (suku bunga)

Contoh Soal:

Seorang karyawan berencana melakukan investasi untuk persiapan dana pernikahan. Dana yang dibutuhkan sebesar Rp50.000.000,- 3 tahun mendatang. Bila tingkat suku bunganya 10% per tahun maka berapa setoran awal uang yang harus disiapkan karyawan tersebut?

Jawab:

Pv = Fv / (1 + i)n

Pv = Rp50.000.000 / (1 + 0.1)3

Pv = Rp50.000.000 / 1.1

Pv = Rp37.565.740,-

Dengan demikian, setoran awal yang harus ditabungkan karyawan tadi adalah Rp37.565.740,-

2.Future Value (Nilai Uang di Masa Depan)

Future value adalah nilai uang yang akan diterima di masa depan setelah melakukan investasi atau menabungkan sejumlah uang dengan harapan memperoleh suku bunga tertentu. Ciri utama yaitu nominal uang yang diinvestasikan atau ditabung bertambah jumlahnya sesuai persentase suku bunga yang diperoleh.

Rumus yang digunakan untuk menghitung future value, adalah sebagai berikut.

Fv = Pv (1 + i)n

Keterangan:

Pv = present value (nilai uang sekarang)

n = jangka waktu

Fv = future value (nilai uang di masa depan) di tahun ke-n

i = interest (suku bunga)

Baca: Portofolio Investasi.

Contoh soal:

Seorang karyawan berencana melakukan investasi hari ini sebesar Rp 15.000.000. Dari investasi tersebut ia akan memperoleh suku bunga sebesar 11% per tahun, jadi berapa total investasi tersebut setelah 3 tahun?

Jawab:

Fv = Pv (1 + i)n

Fv = Rp15.000.000 (1 + 0,15)3

Fv = Rp15.000.000 (1.1)

Fv = Rp22.813.125,-

Dengan demikian total investasi karyawan tersebut setelah 3 tahun adalah Rp22.813.125,-

 

Kesimpulan

Setelah membaca dan memahami konsep Time Value of Money, diharapkan Anda mampu menghitung nilai uang (investasi, tabungan, nilai kontrak atau pinjaman) dimasa depan dan masa sekarang. Semoga ulasan ini bermanfaat untuk Anda, selamat mencoba untuk menghitung time value of money dalam kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan Jejak