Perencanaan Manajemen Sumber Daya Manusia: Definisi, Manfaat, dan Tahapan

perencanaan manajemen sumber daya manusia

Halo pembaca yang berbahagia, pada kesempatan kali ini kita akan membahas Human Resource Planning atau artinya Perencanaan Manajemen Sumber Daya Manusia (HR Planning). Apa itu perencanaan SDM? Bagaimana perusahaan mengelola perencanaan SDM? Dan apa manfaatnya bagi perusahaan?

Ketiga pertanyaan ini yang akan kita bahas dalam artikel singkat ini dan mudah-mudahan dapat Anda jadikan referensi.

Oke, secara singkat, perencanaan SDM adalah proses perencanaan strategis untuk mengoptimalkan sumber daya manusia di perusahaan. Jika Anda ingn penjelasan lebih lengkap, kami sarankan untuk membaca artikel ini hingga akhir dan silahkan anda simpulkan di akhir pembahasan.

Definisi dan Manfaat Perencanaan Sumber Daya Manusia

Perencanaan SDM adalah proses perencanaan yang sistematis untuk memaksimalkan sumber daya manusia sebagai aset utama perusahaan.

Tujuan dari rencana SDM ini adalah untuk memastikan kompatibilitas antara tenaga kerja dan pekerjaan, baik dalam hal kuantitas dan kualitas yang dibutuhkan. Proses ini didasarkan pada penawaran dan permintaan dalam konteks SDM perusahaan.

Perencanaan SDM bermanfaat bagi perusahaan dalam berbagai cara, yaitu:

Membantu SDM mengantisipasi kebutuhan tenaga kerja dengan berbagai kualifikasi di masa depan.

SDM dapat bekerja secara proaktif dalam menemukan kandidat yang cocok.

Sesuai dengan tujuan masing-masing perusahaan, perencanaan SDM memungkinkan SDM mengidentifikasi, memilih, dan mengembangkan kompetensi atau tenaga kerja yang dibutuhkan oleh perusahaan.

Baca juga  Jelaskan Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia Menurut Para Ahli! (Pengertian, Tujuan, Fungsi, Fokus dan Ekspektasi Divisi HR)

Baca juga: Apa saja tantangan Manajemen SDM.

Proses Perencanaan SDM

Secara umum, proses perencanaan SDM dibagi dalam 4 langkah penting yang meliputi:

Pasokan tenaga kerja saat ini

Langkah paling awal yang dapat dilakukan dalam memulai perencanaan SDM adalah menilai ketersediaan sumber daya manusia di perusahaan.

Penilaian ini mencakup studi komprehensif tentang berbagai aspek SDM, seperti jumlah, keterampilan, kompetensi, kualifikasi, pengalaman, usia, posisi, kinerja, kompensasi, dan sebagainya.

Pada tahap ini, SDM juga dapat melakukan wawancara dengan manajer tim untuk memahami tantangan dalam hal SDM yang sedang dihadapi, serta kualifikasi yang dirasa penting untuk dimiliki oleh karyawan tim.

Kebutuhan SDM di masa depan

Langkah selanjutnya dalam perencanaan SDM adalah menganalisis kebutuhan tenaga kerja di masa depan. Dalam langkah ini, berbagai variabel SDM seperti pengurangan SDM, lowongan yang akan dibuka, promosi pekerjaan, transfer karyawan, dll perlu dipertimbangkan.

Selain itu, variabel tak terduga seperti pengunduran diri dan pemecatan juga perlu dipertimbangkan dalam analisis.

Estimasi Permintaan SDM

Kemudian, SDM dapat mencocokkan tenaga kerja yang ada dengan perkiraan kebutuhan tenaga kerja di masa depan dan membuat perkiraan permintaan.

Pada langkah ini, penting juga untuk mengetahui strategi dan tujuan bisnis jangka panjang, sehingga perkiraan permintaan dapat sesuai untuk memenuhi kebutuhan perusahaan.

Strategi dan Implementasi Pencarian SDM

Setelah mengetahui kekurangan yang dibutuhkan dari evaluasi penawaran dan permintaan SDM, SDM dapat mengembangkan strategi berdasarkan estimasi permintaan SDM yang telah dibuat.

Strategi yang dibuat tentunya harus mampu memberikan solusi terhadap kekurangan masalah SDM di perusahaan. SDM dapat melakukan relokasi, rekrutmen, outsourcing, pelatihan, manajemen SDM, untuk membuat perubahan dalam kebijakan terkait SDM.

Perusahaan juga dapat menggunakan jasa konsultan untuk meminimalkan reaksi negatif, terutama m e inisiasi, hukum dan masalah hukum.

Faktor yang Perlu Dipertimbangkan dalam Perencanaan SDM

Pertumbuhan

Perusahaan yang berbeda, tingkat pertumbuhan yang berbeda. Dalam perencanaan SDM, penting juga bagi SDM untuk mempertimbangkan faktor-faktor pertumbuhan keuangan dan kebutuhan perusahaan.

Baca juga  Apa Saja Tantangan Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM)?

Apakah perusahaan memiliki anggaran? Apakah perusahaan akan berkembang dan membutuhkan banyak sumber daya manusia?

Perubahan

Perubahan bisa terjadi kapan saja. Ketika perusahaan sedang mengalami perubahan, cobalah membuat SDM memiliki fleksibilitas untuk lebih memenuhi kebutuhan perusahaan.

Teknologi

Dalam era yang didominasi oleh teknologi ini, penting bagi SDM untuk memahami pentingnya fungsi dan peran teknologi dalam operasi perusahaan.

Jika diperlukan, SDM juga dapat merencanakan pelatihan bagi karyawan untuk mempelajari fitur atau alat yang digunakan di perusahaan.

Tahap-tahap Perencanaan SDM

Seperti disebutkan sebelumnya bahwa Perencanaan SDM adalah proses atau kegiatan yang membantu perusahaan untuk mendapatkan karyawan yang tepat di pekerjaan yang tepat di waktu yang tepat dan jumlah yang tepat juga.

Oleh karena itu, diperlukan tahapan sistematis untuk mencapai tujuan ini. Berikut ini adalah tahapan yang harus dilewati oleh manajemen perusahaan (dalam hal ini manajer SDM) dalam proses Perencanaan Sumber Daya Manusia ini.

Menganalisis Tujuan Organisasi

Langkah pertama dalam perencanaan SDM adalah menganalisis tujuan yang ingin dicapai organisasi. Tujuan organisasi di sini dapat dipecah menjadi tujuan yang lebih fokus pada tujuan yang ingin dicapai oleh unit kerja atau bagian tertentu.

Sebagai bagian dari produksi, pemasaran atau keuangan. Sasaran-sasaran ini kemudian ditetapkan sebagai sasaran fungsional atau sasaran departemen.

Pemisahan tujuan dan rencana keseluruhan ini memberikan penilaian kebutuhan sumber daya manusia untuk setiap departemen dan kegiatan.

Mengetahui tujuan dan arah organisasi ini akan memberikan ide atau gambaran tentang apa yang harus dilakukan dalam organisasi.

Jika tujuan organisasi adalah pertumbuhan dan perluasan yang cepat, lebih banyak pekerja dibutuhkan dalam semua kegiatan fungsional dan departemen untuk memenuhi tantangan peningkatan pangsa pasar, keuangan, ukuran aset, pasar baru, inventaris, dan penelitian produk baru.

Strategi pertumbuhan baru organisasi membutuhkan sejumlah besar pekerja terampil. Departemen Sumber Daya Manusia perlu melakukan rekrutmen dan pelatihan cepat untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia organisasi.

Baca juga  Konsep Dasar Manajemen Sumber Daya Manusia [Sebuah Ringkasan]

Melakukan Inventarisasi Sumber Daya Manusia Saat Ini

Setelah mengetahui pekerjaan yang tersedia melalui analisis tujuan organisasi, langkah selanjutnya adalah mencari tahu informasi tentang sumber daya manusia yang tersedia saat ini.

Mulai dari jumlah pekerja, kapasitas dan kemampuan, latar belakang pendidikan, kinerja hingga potensi mereka. Inventaris SDM ini tidak hanya untuk SDM dalam organisasi (sumber internal) tetapi juga harus mempertimbangkan SDM dari sumber eksternal.

Seperti kandidat yang bisa direkrut sebagai karyawan dan juga kandidat dari agen tenaga kerja.

Estimasi Permintaan dan Pasokan Sumber Daya Manusia

Setelah memiliki inventaris sumber daya manusia yang lengkap, langkah selanjutnya adalah memperkirakan tenaga kerja yang dibutuhkan untuk masa depan.

Organisasi atau perusahaan akan mempertimbangkan apakah ada kebutuhan untuk tenaga kerja tambahan, apakah perlu untuk meningkatkan produktivitas dan kemampuan karyawan saat ini.

Ini dapat dilakukan melalui pelatihan dan pengembangan keterampilan baru dan apakah ada calon potensial untuk direkrut sebagai karyawan untuk mengisi pekerjaan ini.

Memperkirakan Kesenjangan Sumber Daya Manusia

Perbandingan antara Permintaan dan Penawaran Sumber Daya Manusia ini akan menghasilkan “kelebihan” atau “kurangnya” sumber daya manusia yang diperlukan.

Jika ada kekurangan sumber daya manusia, maka yang harus dilakukan adalah merekrut karyawan baru atau meningkatkan produktivitas dan kinerja dengan menggunakan karyawan yang tersedia saat ini.

Namun, jika ada kelebihan SDM, organisasi atau perusahaan harus memberhentikan pekerja atau PHK karyawannya.

Merumuskan Rencana Aksi Sumber Daya Manusia

Rencana tindakan SDM ini tergantung pada hasil estimasi kesenjangan SDM, yaitu kelebihan atau kekurangan dalam organisasi. Apakah perekrutan baru, pelatihan, pemindahan atau pemindahan antar departemen atau bahkan pemutusan hubungan kerja diperlukan?

Pemantauan, Kontrol dan Umpan Balik

Setelah menerapkan rencana aksi SDM, inventaris atau inventaris SDM harus diperbarui untuk periode tertentu. Rencana tindakan ini harus dipantau dan mengidentifikasi kelemahan untuk tindakan selanjutnya.

Perbandingan antara Rencana SDM dan implementasi aktual harus dilakukan untuk memastikan bahwa tindakan sesuai dengan ketersediaan jumlah karyawan yang dibutuhkan untuk berbagai pekerjaan di organisasi yang bersangkutan.

Nah, setelah mengetahui apa itu perencanaan SDM dan seluk beluknya. Bagaimana persiapan Anda untuk membentuk sebuah perusahaan? Perusahaan membutuhkan perencanaan SDM. Agar sumber daya manusia yang optimal diberdayakan di perusahaan.

Selain itu, ada juga tabel HRIS (Sistem Informasi Sumber Daya Manusia) atau perangkat lunak HRD yang membantu memudahkan pekerjaan HRD. Apa itu? Ingin tahu? Katakan atau tidak?

Demikianlah pembahasan singkat tentang perencanaan manajemen sumber daya manusia, mudah-mudahan bermanfaat dan dapat menambah referensi Anda, salam.

One Reply to “Perencanaan Manajemen Sumber Daya Manusia: Definisi, Manfaat, dan Tahapan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *