Cara Mengatur Keuangan Anti Boros Bagi Ibu Rumah Tangga

cara mengelola keuangan anti boros

Apakah anda adalah seorang ibu rumah tangga? Jika iya maka anda pasti pernah mengalami kesulitan dalam mengatur keuangan rumah tangga anda apalagi jika pemasukan keuangan bulanan anda tidak sebanyak biasanya.

Kadang kala orang- orang banyak mengira jika mengatur keuangan rumah tangga adalah hal yang mudah dan tidak perlu ilmu untuk mengaturnya. Padahal pemikiran itu sangat salah karena mengatur keuangan rumah tangga juga perlu ilmu serta tips agar bisa sesuai dengan semua kebutuhan yang ada.

Sebetulnya banyak sekali faktor yang bisa mempengaruhi kebutuhan untuk keuangan rumah tangga anda dan tanggung jawab untuk mengaturnya bukan hanya dari ibu rumah tangga saja melainkan dari semua anggota rumah tangga.

Sehingga diperlukan cara mengatur keuangan yang tepat agar keuangan keluarga kamu bisa berjalan secara lancar dan memenuhi setiap kebutuhan yang ada.

Baca: Kunci Sukses Mengelola Keuangan Pribadi.

Di bawah ini disediakan informasi tentang cara tersebut, anda bisa menyimaknya.

Menghitung seluruh pemasukanĀ  suami (pasangan)

Cara agar kamu bisa mengatur keuangan rumah tangga dengan efektif dan efisien adalah dengan menghitung seluruh pemasukan suami anda dan pemasukan dari anda sendiri.

Hal ini perlu dilakukan jika anda juga bekerja. Namun jika kamu tidak bekerja dan hanya sebagai ibu rumah tangga maka kamu hanya perlu menghitung pemasukan dari suami anda saja.

Saat kamu sudah menghitung total dari seluruh pendapatan kamu dan suami, maka kamu bisa menentukan pemasukan total selama sebulan untuk keuangan rumah tangga anda.

Jika sudah, hal ini bisa memudahkan kamu dan suami untuk membagi atau alokasi pemasukan tersebut ke kebutuhan mana saja yang harus dipenuhi.

Baca juga  Cara Mengelola Keuangan Ala Mahasiswa

Sebagai saran dan pengingat, kamu harus memprioritaskan kebutuhan primer bagi keluarga kamu seperti biaya untuk sekolah anak, biaya untuk makan sehari- hari, biaya listrik, dan lain sebagainya. Hal ini dilakukan agar kebutuhan yang penting tidak terlewat dan bisa terpenuhi dengan baik.

Baca: Cara Mengatur Keuangan keluarga agar Lebih Produktif.

Membuat anggaran pengeluaran yang rinci

Kamu bisa saja boros dalam menggunakan uang untuk kebutuhan rumah tangga karena lebih banyak mengikuti keinginan, bukan kebutuhan yang mendesak.

Maka dari itu, salah satu cara paling efektif untuk mencegahnya dengan membuat anggaran pengeluaran yang rinci dengan detail pengeluaran itemnya. Kamu bisa menulisnya secara manual di dalam notulen atau buku agenda kamu.

Selain itu, kamu bisa menggunakan aplikasi digital keuangan yang ada fitur mengatur dan membuat rencana anggaran pengeluaran di hp sehingga bisa lebih efektif lagi. cara mengatur keuangan yang satu ini merupakan salah satu cara yang sangat penting dan harus diperhatikan karena dampak dari hal tersebut bisa sangat baik bagi keuangan anda di rumah.

Misalkan, kamu bisa membuat list mengenai daftar barang dan kebutuhan apa saja yang menjadi prioritas anda selama sebulan ke depan. Jika sudah, kamu bisa membuat listĀ  lagi di bawahnya untuk kebutuhan tersier keluarga dan daftar keinginan apa saja yang ingin dibeli di bulan ini.

Jika sudah, kamu juga bisa menambahkan target untuk menabung, sehingga kalau bisa ada uang yang disisihkan.

Menyiapkan dana untuk kebutuhan darurat

Cara mengatur keuangan yang terakhir yaitu dengan menyiapkan dana untuk kebutuhan yang darurat.

Meskipun kamu harus hemat dalam mengatur keuangan selama sebulan, itu bukan berarti kamu tidak menyiapkan dana cadangan untuk kebutuhan darurat.

Baca juga  Bagaimana Cara Mengelola Keuangan yang Baik dan Benar?

Dana darurat ini adalah salah satu komponen paling penting yang mungkin terlihat sepele akan tetapi sangat dibutuhkan.

Maka dari itu, kamu harus membagi keuangan kamu dan mengalokasikan uang kamu dengan baik dimana salah satunya untuk kebutuhan dana darurat seperti dana jika ada yang sakit dan harus masuk rumah sakit, dan dana darurat lain.

Mungkin kamu bisa menyisihkan beberapa persen nominal dari jumlah pemasukan kamu di bulan ini, yang penting kamu memiliki dana cadangan ini jika sewaktu waktu dibutuhkan. Biasanya untuk dana darurat ini disisihkan sebanyak 10 hingga 30 persen dari jumlah pemasukan rumah tangga anda.

Baca: Cara Mengelola Keuangan Rumah Tangga yang Bener.

Namun sekali lagi perlu diingat bahwa kamu hanya bisa menggunakan dana cadangan ini jika kamu atau anggota keluarga lain mengalami keadaan darurat.

Iklan

Melalui buku ini, Anda akan belajar bagaimana Membangun kekayaan Melalui Investasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *