Apa saja contoh perilaku konsumen?

anggaran belanja mahasiswa

Perilaku konsumen adalah cara konsumen berpikir, merasa, dan bertindak terkait dengan produk atau jasa yang mereka inginkan atau butuhkan. Perilaku konsumen sangat penting untuk dipelajari oleh para pelaku bisnis, karena dapat membantu mereka mengetahui kebutuhan, preferensi, dan harapan konsumen, serta cara terbaik untuk memuaskan dan mempertahankan mereka.

Perilaku konsumen dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik yang berasal dari dalam diri konsumen itu sendiri (faktor internal), maupun yang berasal dari luar diri konsumen (faktor eksternal). Faktor internal meliputi kebutuhan, motivasi, sikap, kepribadian, gaya hidup, dan proses pengambilan keputusan konsumen. Faktor eksternal meliputi budaya, kelompok sosial, keluarga, teman, media, dan situasi.

Daftar isi

Tahapan Perilaku Konsumen

Perilaku konsumen dapat dibagi menjadi empat tahap utama, yaitu:

  • Pengenalan masalah: Tahap ini terjadi ketika konsumen menyadari adanya kebutuhan atau keinginan yang belum terpenuhi atau terpuaskan. Misalnya, seorang ibu rumah tangga menyadari bahwa stok beras di rumahnya sudah habis dan perlu dibeli lagi.
  • Pencarian informasi: Tahap ini terjadi ketika konsumen mencari informasi tentang produk atau jasa yang dapat memenuhi atau memuaskan kebutuhan atau keinginan mereka. Misalnya, seorang ibu rumah tangga mencari informasi tentang harga, kualitas, merek, dan tempat penjualan beras di sekitar rumahnya.
  • Evaluasi alternatif: Tahap ini terjadi ketika konsumen mengevaluasi dan membandingkan berbagai alternatif produk atau jasa yang tersedia di pasar. Misalnya, seorang ibu rumah tangga membandingkan harga, kualitas, merek, dan tempat penjualan beras yang berbeda-beda.
  • Pembelian: Tahap ini terjadi ketika konsumen memutuskan untuk membeli produk atau jasa yang dipilihnya. Misalnya, seorang ibu rumah tangga memutuskan untuk membeli beras merek X di toko Y dengan harga Z.
Baca juga  Apa Itu Sistem Informasi Manajemen Pemasaran?

Selain empat tahap utama tersebut, ada juga tahap tambahan yang disebut sebagaiĀ perilaku pasca-pembelian. Tahap ini terjadi ketika konsumen mengevaluasi kinerja produk atau jasa yang telah dibelinya dan merasakan kepuasan atau ketidakpuasan. Misalnya, seorang ibu rumah tangga mengevaluasi kualitas beras merek X yang telah dibelinya dan merasakan kepuasan atau ketidakpuasan.

Contoh Perilaku Konsumen dalam Kehidupan Sehari-hari

Perilaku konsumen dapat kita temui dalam kehidupan sehari-hari kita. Berikut adalah beberapa contoh perilaku konsumen dalam kehidupan sehari-hari:

Membeli makanan siap saji

Contoh perilaku konsumen ini dapat dipengaruhi oleh faktor internal seperti kebutuhan akan makanan yang cepat dan praktis, motivasi untuk menghemat waktu dan tenaga, sikap positif terhadap makanan siap saji, kepribadian yang sibuk dan dinamis, gaya hidup yang modern dan urban, dan proses pengambilan keputusan yang impulsif.

Contoh perilaku konsumen ini juga dapat dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti budaya yang menghargai efisiensi dan kemudahan, kelompok sosial yang menyukai makanan siap saji, keluarga atau teman yang mengajak makan bersama di restoran cepat saji, media yang menampilkan iklan atau ulasan tentang makanan siap saji, dan situasi seperti lapar, terburu-buru, atau malas masak.

Membeli ponsel pintar

Contoh perilaku konsumen ini dapat dipengaruhi oleh faktor internal seperti kebutuhan akan komunikasi, informasi, hiburan, atau produktivitas, motivasi untuk meningkatkan kualitas hidup, sikap positif terhadap teknologi, kepribadian yang kreatif dan inovatif, gaya hidup yang digital dan terkoneksi, dan proses pengambilan keputusan yang rasional.

Contoh perilaku konsumen ini juga dapat dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti budaya yang menghargai kemajuan dan prestasi, kelompok sosial yang menggunakan ponsel pintar, keluarga atau teman yang memberikan rekomendasi atau pengaruh tentang ponsel pintar, media yang menampilkan iklan atau ulasan tentang ponsel pintar, dan situasi seperti ponsel lama rusak, ingin ganti model, atau ada promo menarik.

Baca juga  Tinjauan Pustaka Manajemen Pemasaran: Pengertian, Konsep, Strategi, Bauran, Fungsi dan Tujuan Pemasaran

Membeli produk kecantikan

Contoh perilaku konsumen ini dapat dipengaruhi oleh faktor internal seperti kebutuhan akan penampilan yang menarik dan percaya diri, motivasi untuk memenuhi standar kecantikan atau mengikuti tren, sikap positif terhadap produk kecantikan, kepribadian yang peduli dan eksploratif, gaya hidup yang fashionable dan elegan, dan proses pengambilan keputusan yang emosional.

Contoh perilaku konsumen ini juga dapat dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti budaya yang menghargai kecantikan dan gaya, kelompok sosial yang menggunakan produk kecantikan, keluarga atau teman yang memberikan rekomendasi atau pengaruh tentang produk kecantikan, media yang menampilkan iklan atau ulasan tentang produk kecantikan, dan situasi seperti acara khusus, ingin merawat diri, atau ada diskon menarik.

Kesimpulan

Perilaku konsumen adalah cara konsumen berpikir, merasa, dan bertindak terkait dengan produk atau jasa yang mereka inginkan atau butuhkan. Perilaku konsumen dipengaruhi oleh berbagai faktor internal dan eksternal.

Perilaku konsumen dapat dibagi menjadi empat tahap utama, yaitu pengenalan masalah, pencarian informasi, evaluasi alternatif, dan pembelian.

Ada juga tahap tambahan yang disebut sebagai perilaku pasca-pembelian. Perilaku konsumen dapat kita temui dalam kehidupan sehari-hari kita. Beberapa contoh perilaku konsumen dalam kehidupan sehari-hari adalah membeli makanan siap saji, membeli ponsel pintar, dan membeli produk kecantikan.

Iklan

Melalui buku ini, Anda akan belajar bagaimana Membangun kekayaan Melalui Investasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *