Kisah Inspiratif..! Lahir dari Tempat Kumuh, Mohnish Pabrai Sukses Kuasai Buku Pedoman Buffet Hingga Punya Aset Miliaran US Dollar

Bagi kalangan value investing atau setidaknya investor saham, tentu nama Mohnish Pabrai sudah tak asing lagi. Pasalnya, beliau sangat dekat dengan Buffet dan juga Charlie Munger (Alm). Ya, tentu kedua investor ini juga memiliki pengaruh kuat terhadap kesuksesan pabrai dalam berinvestasi.

Banyak yang menduga bahwa Pabrai seorang yang berhasil dalam menerapkan buku pedoman investasi dari Buffet, sehingga tidak mengherankan bila saya juga secara pribadi turut mengidolakan Pabrai.

Oke, dalam kesempatan kali ini saya akan mencoba berbagi kisah Pabrai dari sudut pandang yang sedikit umum, semoga tidak menghilangkan esensi dari kisah sukses Pabrai, hingga mengantarkan dia sebagai pemilik kekayaan hingga miliaran US Dollar.

Penasaran seperti apa kisahnya, yuk kita simak bersama … so jangan kemana-mana ya

Daftar isi

Ringkasan Utama:

  • Pendekatan Value Investing (Investasi Nilai): Mohnish Pabrai menekankan strategi investasi jangka panjang dengan portofolio yang terkonsentrasi pada investasi berkeyakinan tinggi. Ia membeli sekuritas dengan diskon signifikan (margin of safety) dan mempertahankan omset rendah, mencerminkan metode investasi Warren Buffett.
  • Inspirasi Awal dan Perjalanan Berinvestasi: Perjalanan Pabrai ke dunia investasi berisiko tinggi dimulai dengan rasa ingin tahunya dan dasar disiplin serta nilai pendidikan yang kuat.
  • Metodologi Unik: Salah satu aspek unik dari pendekatan Pabrai adalah pengakuannya sebagai “peniru yang tidak malu-malu,” yang banyak belajar dan mengambil inspirasi dari kebijaksanaan orang lain, terutama Buffett dan Munger.
  • Rekam Jejak dan Pengaruh yang Terbukti: Keberhasilan Pabrai terlihat dari pengembalian substansial Dana Investasi Pabrai dan perkiraan kekayaan bersihnya yang mencapai sekitar $2 miliar pada tahun 2023.

Tahun-Tahun Awal dan Inspirasi

Masa kecil Mohnish Pabrai dipenuhi dengan rasa ingin tahu dan semangat untuk belajar, yang menjadi fondasi perjalanannya yang luar biasa. Lahir pada tahun 1964 di Mumbai, India, ia tumbuh dalam lingkungan yang sangat menghargai pendidikan dan kerja keras, mempersiapkan dirinya untuk sukses di kemudian hari.

Sejak usia dini, Pabrai menunjukkan kecerdasan yang tajam. Didikan dalam keluarga kelas menengah di India memberinya disiplin dan nilai-nilai pendidikan yang kuat. Meskipun detail sekolah awalnya tidak banyak diketahui, jelas bahwa masa kecilnya membentuk pendekatan analitis dan disiplinnya terhadap kehidupan, yang kelak diterapkan dalam investasi.

Baca juga  Review Software Akuntansi Kledo: Solusi Akuntansi Online Terlengkap dengan Harga Terjangkau

Keputusan penting dalam hidupnya adalah berimigrasi ke Amerika Serikat pada 1980-an, yang membuka peluang baru bagi karier dan aspirasinya. Pabrai melanjutkan pendidikannya di Clemson University di South Carolina dan meraih gelar dalam bidang Teknik Komputer.

Awal Perjalanan Investasi

Pada tahun 1994, Pabrai telah mengumpulkan tabungan sebesar $1 juta. Saat itu, dia menemukan kisah sukses investasi Warren Buffett dalam sebuah majalah di Bandara Heathrow. Pabrai terpesona oleh pengembalian tahunan 31% yang konsisten selama 44 tahun oleh Buffett sebagai Ketua dan CEO Berkshire Hathaway. Ia mulai menyadari kekuatan luar biasa dari peracikan: investasi $1 pada tahun 1950 dapat tumbuh menjadi $144.523 pada tahun 1994 dengan pengembalian Buffett.

Pabrai teringat akan cerita legenda penemu catur India yang meminta hadiah satu butir beras untuk kotak pertama papan catur, dua untuk kotak kedua, dan seterusnya, menggandakan jumlah pada setiap kotak hingga mencapai 64 kotak. Raja setuju tanpa menyadari bahwa ia akan berhutang 18.446.744.073.709.551.615 butir beras, setara dengan sekitar $300 triliun saat ini.

Kisah ini menyadarkan Pabrai bahwa Buffett telah menguasai seni peracikan. Dalam 44 tahun, Buffett berhasil menggandakan kekayaannya 18 kali, menjadikannya salah satu orang terkaya di dunia.

Wahyu ini memotivasi Pabrai untuk meniru strategi pemilihan saham Buffett. Ia memulai “permainan tiga puluh tahun” dengan tujuan mengubah $1 juta menjadi $1 miliar. Bagi Pabrai, tujuannya bukan sekadar kekayaan, tetapi untuk membuktikan bahwa ia bisa menjadi yang terbaik dengan mengikuti aturan permainan yang adil dan jujur.

Dengan meniru strategi Buffett dan Munger, Pabrai telah membuktikan dirinya sebagai salah satu investor terkemuka. Dari tahun 2000 hingga 2018, hedge fund-nya mencapai pengembalian luar biasa sebesar 1.204%, jauh mengungguli pengembalian 159% dari S&P 500.

Namun, keberhasilan Pabrai tidak didasarkan pada konsep asli, melainkan pada ide-ide yang diadaptasi dengan cerdas dari orang lain. “Saya adalah peniru yang tidak malu-malu,” katanya. “Setiap aspek kehidupan saya adalah tiruan… Saya tidak punya ide unik.” Pabrai terus belajar dari Buffett, Munger, dan tokoh-tokoh lainnya, tidak hanya dalam investasi tetapi juga dalam mengelola bisnis, menghindari kesalahan, filantropi, menjaga hubungan, mengatur waktu, dan menjalani kehidupan yang memuaskan.

Baca juga  5 Tips dan Trik yang Perlu Diketahui Saat Mencari Uang dengan Jualan Online

Hubungan Pribadi dengan Buffett dan Munger

Terpikat oleh pendekatan Buffett, Pabrai menggali sumber daya yang tersedia, termasuk surat pemegang saham selama puluhan tahun. Ia juga mulai melakukan ziarah tahunan ke Omaha untuk menghadiri pertemuan tahunan Berkshire Hathaway, sebuah tradisi yang telah berlangsung lebih dari dua dekade.

Akhirnya, Pabrai tidak hanya mengembangkan ikatan pribadi dengan Buffett tetapi juga menjalin persahabatan dengan Munger. Mereka sering bertemu untuk makan malam di rumah Munger di Los Angeles dan bermain jembatan di klubnya. Pada awalnya, wawasan Pabrai murni berasal dari bacaannya. Semakin banyak ia membaca, semakin ia yakin bahwa Buffett dan Munger telah menciptakan “hukum investasi” yang sama fundamentalnya dengan hukum fisika.

Pabrai melihat gaya investasi Buffett sebagai sesuatu yang tampak sederhana tetapi sangat efektif. Ia merasa bingung ketika melihat manajer uang lainnya mengabaikan prinsip-prinsip Buffett. Baginya, prinsip-prinsip investasi adalah kebenaran yang tak terbantahkan.

Pendekatan pemilihan saham Buffett, seperti yang dipahami oleh Pabrai, berakar pada tiga prinsip dasar yang diajarkan oleh Benjamin Graham, mentor Buffett di Universitas Columbia. Pertama, membeli saham adalah seperti berinvestasi dalam bisnis. Kedua, pasar sering salah menilai nilai sebenarnya dari perusahaan. Ketiga, prinsip “margin of safety” yang menekankan pentingnya membeli saham dengan diskon signifikan terhadap nilai intrinsiknya.

Wawasan ini memiliki implikasi mendalam. Bagi investor seperti Buffett dan Munger, ini tentang menghindari histeria pasar dan menunggu “pertaruhan yang salah harga.” Investasi bukan tentang perdagangan yang sering, tetapi tentang menunggu peluang dengan peluang yang menguntungkan.

Dana Investasi Pabrai: Bukti Investasi Nilai

Pabrai Investment Funds, didirikan oleh Mohnish Pabrai pada tahun 1999, adalah keluarga hedge fund yang terinspirasi oleh kemitraan asli Buffett pada 1950-an dan 1960-an. Beberapa aspek kunci dari filosofi ini meliputi:

  • Fokus Jangka Panjang: Pabrai menekankan investasi dengan cakrawala jangka panjang, sering memegang saham selama beberapa tahun.
  • Konsentrasi: Alih-alih melakukan diversifikasi untuk mengurangi risiko, Pabrai percaya pada portofolio terkonsentrasi dengan sejumlah taruhan keyakinan tinggi.
  • Margin Keamanan: Prinsip ini melibatkan pembelian sekuritas dengan diskon signifikan terhadap nilai intrinsiknya, mengurangi risiko investasi.
  • Perputaran Rendah: Pabrai Investment Funds biasanya mengalami omset rendah, mencerminkan strategi buy-and-hold jangka panjangnya.
Baca juga  Hubungan Antara Bisnis Syariah dengan Prodi Manajemen Bisnis Syariah

Pabrai Investment Funds mendapat perhatian signifikan karena pengembaliannya yang mengesankan di tahun-tahun awal. Pendekatan Pabrai ditandai dengan penelitian menyeluruh dan kesabaran menunggu peluang investasi yang tepat. Ia sering berinvestasi di perusahaan yang undervalued, situasi khusus, dan kadang-kadang dalam aset yang tertekan.

Keberhasilan dan gaya investasi Pabrai membuatnya menjadi tokoh penting dalam komunitas investasi. Ia sering diundang untuk berbicara di sekolah bisnis dan konferensi investasi, dan ia telah menulis buku tentang investasi, termasuk “The Dhandho Investor,” yang menguraikan strategi dan filosofinya.

 

Kekayaan Bersih Mohnish Pabrai

Kekayaan bersih Pabrai, topik yang menarik banyak minat, adalah cerminan langsung dari investasinya yang konsisten menguntungkan. Pada tahun 2023, kekayaan bersihnya diperkirakan sekitar $2 miliar.

Secara pribadi, sebenarnya ia merahasiakan jumlah kekayaannya, tentu ia punya alasan tersendiri, mengingat hal itu sangat privasi, jadi menurut saya Pabrai sudah berada di jalur yang konsisten dan tepat.

 

Kesimpulan

Kesimpulannya, Mohnish Pabrai adalah bukti kekuatan investasi nilai yang dipadukan dengan kesabaran. Perjalanannya dari anak yang penasaran di Mumbai hingga menjadi ahli investasi global menunjukkan dampak mendalam dari dedikasi dan pembelajaran berkelanjutan.

Keberhasilan Pabrai yang luar biasa, didukung oleh prinsip-prinsip Warren Buffett dan Charlie Munger, menunjukkan kemampuannya mengubah wawasan mendalam menjadi hasil investasi yang luar biasa.

Iklan

Melalui buku ini, Anda akan belajar bagaimana Membangun kekayaan Melalui Investasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *