80+ Daftar Masalah Pokok Ekonomi Klasik yang Setidaknya Pernah Terjadi pada Perekonomian Dunia

Halo pembaca yang berbahagia dimanapun berada, melanjutkan pembahasan tentang ekonomi makro, kita kali ini akan berfokus pada masalah pokok ekonomi klasik. Pada postingan sebelumnya kita sudah membahas masalah pokok ekonomi modern disertai penjelasan singkat dan cara mengatasinya. Untuk tahu lebih lanjut akan hal ini, mari kita simak penjelasan dibawah ini.

masalah utama ekonomi adalah kelangkaan

Ekonomi klasik adalah istilah luas yang merujuk pada mazhab pemikiran dominan untuk ekonomi pada abad ke-18 dan ke-19. Sebelum munculnya sekolah klasik, sebagian besar ekonomi nasional didasarkan pada kebijakan top-down-dan-pemerintah.

Banyak pemikir klasik paling terkenal, termasuk Smith dan Turgot, mengembangkan teori-teori mereka sebagai alternatif kebijakan proteksionis dan inflasi dari merkantilis Eropa. Ekonomi klasik menjadi terkait erat dengan ekonomi, dan kemudian politik, dengan kebebasan seperti negara yang menganut sistem ekonomi Islam.

Ekonom klasik awal mengembangkan teori nilai, harga, penawaran, permintaan, dan distribusi. Hampir semua penolakan terhadap campur tangan pemerintah dengan pertukaran pasar lebih memilih strategi pasar yang lebih longgar yang dikenal sebagai “laissez-faire.”

Pemikir klasik tidak sepenuhnya bersatu dalam keyakinan atau pemahaman mereka tentang pasar meskipun ada tema umum yang menonjol dalam kebanyakan literatur klasik seperti sistem contohnya ekonomi kapitalis.

Mayoritas menyukai perdagangan bebas dan persaingan antara pekerja dan bisnis. Ekonom klasik ingin menjauh dari struktur sosial berbasis kelas untuk meritokrasi.

Masalah ekonomi itu apa sih?

Ini pertanyaan yang menjurus pada anak kuliah jurusan ekonomi, dan sudah pasti sering ditanyakan dosen. Dalam skala luas, masalah ekonomi dapat didefinisikan sebagai perilaku abnormal dan tidak rasional atau tidak relevan oleh unit sosial ekonomi dan komponen pasar. Ada banyak penyebab untuk ini.

Baca juga  Penjelasan Ekonomi Makro Secara Sederhana

Meskipun tidak ada skala yang mengukur tingkat perilaku abnormal, masalah keuangan dikatakan muncul ketika perilaku abnormal oleh komponen ekonomi cenderung mempengaruhi beberapa institusi.

Dalam penjelasan singkat ini, komponen pasar menandakan 3 konstituen pasar utama, yaitu permintaan, penawaran, dan harga. Meskipun besarnya tiga komponen kecil, itu memainkan peran yang sangat berpengaruh di tingkat makro.

Istilah lembaga pendidikan mendefinisikan setiap individu, organisasi, perusahaan, pemerintah, badan pengawas, dan unit yang mampu melakukan kegiatan ekonomi. Ada beberapa definisi yang menggambarkan istilah ini.

Namun, definisi paling sederhana yang diterima di seluruh dunia adalah bahwa ‘masalah adalah ketidaknormalan dalam lembaga atau konstituen ekonomi yang pada umumnya pandangan masyarakat memiliki pengaruh negatif terhadap pendapatan dan pengeluaran’. Peningkatan harga minyak 10.000 bukan masalah ekonomi, tetapi kenaikan harga Rp 100.000 dapat dinyatakan sebagai salah satu masalah ekonomi, seperti kelemahan sistem ekonomi pasar.

Masalah pokok ekonomi klasik

Ekonomi klasik Adam Smith telah berevolusi secara drastis dan berubah pada tahun 1880-an dan 1890-an, tetapi esensinya tetap utuh.

Pada saat itu, tulisan-tulisan filsuf Jerman Karl Marx muncul untuk menantang kebijakan kebijakan sekolah klasik. Akan tetapi, ekonomi Marx membuat kontribusi yang sangat kecil untuk teori ekonomi. Salah satu contoh masalah ekonomi klasik dasar adalah:

Kelangkaan

Ekonom klasik dan neo-klasik serta sekolah mereka, telah memberikan penjelasan yang sangat praktis tentang tantangan yang dihadapi ekonomi apa pun. Keinginan manusia tidak terbatas. Namun, volume sumber daya yang tersedia yang digunakan untuk memenuhinya sangat terbatas.

Bahkan alternatif pun terbatas. Kombinasi sumber daya yang terbatas dan permintaan yang tidak terbatas ini menciptakan masalah. Pendekatan ini sering disebut sebagai pendekatan kelangkaan.

Baca juga  Apa Saja Masalah Pokok Ekonomi Modern dan Bagaimana Mengatasinya?

Jadi ketika Anda mencoba menemukan solusi, Anda harus fokus pada keinginan yang tidak terbatas dan sumber daya yang terbatas.

86 Contoh Masalah Pokok Ekonomi Klasik

Berikut adalah daftar sederhana masalah pokok ekonomi klasik, yang tidak sepenuhnya lengkap dan argumen akademis untuk beberapa elemen dalam daftar dibawah:

  1. Perilaku anti-persaingan, hukum, dan praktik
  2. Pengajuan kebangkrutan massal dan kepailitan
  3. Gelembung ekonomi dan kegagalan bisnis massal
  4. Pekerja anak dan pengembangan kesejahteraan anak yang tidak tepat
  5. Kejahatan komersial dan pelanggaran perusahaan yang disengaja atau direncanakan
  6. Kejahatan korporasi dan gejolak ekonomi yang direncanakan
  7. Skandal perusahaan
  8. Korupsi
  9. Hutang tidak terkontrol
  10. Bencana keuangan
  11. Pemerintah atau birokrasi memicu krisis
  12. Ketimpangan ekonomi massal
  13. Krisis energi
  14. Praktek bisnis yang disengketakan secara etis
  15. Krisis keuangan (terbatas pada sektor keuangan)
  16. Distribusi pendapatan tidak merata
  17. Inflasi
  18. Kegagalan pasar (kegagalan komponen)
  19. Hegemoni moneter
  20. Monopoli
  21. Offshoring dan outsourcing
  22. Kemiskinan
  23. Resesi
  24. Kesenjangan sosial
  25. Pasar saham mengalami crash
  26. Pengangguran
  27. Afinitas publik massal
  28. Stratifikasi usia tidak normal (terlalu panjang atau terlalu pendek)
  29. Agflasi
  30. Inflasi harga aset
  31. Bank dan permasalahannya
  32. Manfaat kekurangan
  33. Biflation
  34. Kontraksi komponen pasar
  35. Krisis krisis kredit
  36. Kapitalisme kroni
  37. Krisis mata uang
  38. Siklus kemiskinan
  39. Deflasi
  40. Deindustrialisasi
  41. Perangkap demografis
  42. Rasio ketergantungan tinggi
  43. Minoritas dominan
  44. Penyakit dan wabah
  45. Keruntuhan ekonomi
  46. Mobilitas ekonomi
  47. Stagnasi ekonomi
  48. Masalah Pengeluaran
  49. Eksploitasi
  50. Penularan keuangan
  51. Penerbangan-ke-likuiditas
  52. Penerbangan-ke-kualitas
  53. Masalah pengendara gratis
  54. Langit-langit kaca
  55. Masalah Hahn
  56. Ketimpangan horizontal
  57. Hiperinflasi
  58. Defisit pendapatan
  59. Bayang-banyang inovasi
  60. Pedagang
  61. Kleptokrasi
  62. Krisis likuiditas
  63. Malapetaka Malthus dan perangkap
  64. Pelecehan pasar
  65. Kelas menengah dan penekanan
  66. Inflasi moneter
  67. Kebangkrutan nasional
  68. Penipisan minyak mentah
  69. Overcapitalisation
  70. Overpopulasi
  71. Pandemi
  72. Penjualan panik
  73. Krisis pensiun
  74. Plutokrasi (aturan kaya, atau lebih tepatnya kombinasi kekayaan dan kekuasaan, cukup mencapai yang lain)
  75. Penurunan populasi
  76. Gelembung real estat
  77. Penerbangan pedesaan
  78. Keruntuhan sosial
  79. Menghabiskan gelombang
  80. Stagflasi
  81. Monopoli kapitalisme negara
  82. Staycation (periode waktu di mana seseorang atau keluarga mengambil cuti, atau cuti non sakit dari tempat kerja untuk bersantai selama satu atau dua hari)
  83. Gelembung pasar saham
  84. Pajak (tingkat upah yang secara signifikan lebih rendah di satu wilayah sebagai akibat dari pajak yang berlebihan)
  85. Kerusakan kota
  86. Waithood (mengacu pada periode waktu yang panjang antara tanggal penyelesaian pendidikan dan tanggal kerja dalam kehidupan banyak anak muda)
Baca juga  Pengertian Ekonomi Makro Menurut Para Ahli

Demikianlah tadi pembahasan kita tentang penjelasan masalah pokok ekonomi klasik berserta 86 daftarnya, mudah-mudahan apa yang kita bahas dapat menambah wawasan Anda tentang ekonomi makro.

 

Referensi:

h**ps://dosenekonomi.com/ilmu-ekonomi/contoh-masalah-pokok-ekonomi-klasik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *