250+ Daftar Istilah Dalam Marketing (Konvensional dan Digital)

Dalam dunia marketing/pemasaran dikenal banyak sekali istilah (asing dan serapan) yang sering digunakan. Kebanyakan dari istilah ini sering kita dengar, namun ada sebagian yang sering dilupakan definisinya.

Mungkin karena seringnya mengatakan (mendengar) kita jadi tahu apa definisi secara sederhana. Namun tidak ada salahnya mengulik istilah dalam marketing dengan definisi yang umumnya dipahami para pemasar.

Kami menyadari bahwa definisi yang ditulis disini bukan merupakan pendapat penulis, melainkan sudah dirangkum dari berbagai sumber baik itu buku maupun website online.

Karena itu, jika ada yang terlewatkan Anda bisa memberikan masukan ataupun koreksi melalui kolom komentar yang disediakan.

Apapun yang coba kami sajikan disini tidak lepas dari kelemahan dan kekeliruan, karenanya penyempurnaan dari Anda akan sangat diharapkan demi berkembangnya website kami ini.

Kami mencoba mengumpulkan lebih dari 200+ istilah dalam marketing yang mudah-mudahan dapat mencakup keseluruhan yang umumnya Anda pernah dengar dan ketahui. Berikut definisi singkatnya yang diurutkan berdasarkan abjad.

Istilah Marketing  – A

Above The Line (ATL)

Suatu bentuk komunikasi yang menggunakan media massa (dan dipublikasikan ke khalayak luas) seperti televisi, bioskop, radio, koran, internet, ponsel dan OOH untuk mempromosikan merek atau menyampaikan suatu tawaran spesifik.

Ad-libs

Iklan radio berupa teks tertulis yang dibacakan dan boleh di improvisasi oleh penyiar.

Advertising

Suatu bentuk komunikasi yang digunakan untuk membujuk audiens (pemirsa, pembaca atau pendengar) untuk mengambil suatu tindakan sehubungan dengan produk, ide, atau jasa yang ditawarkan.

Ambient Brand

Keikutsertaan perusahaan dalam suatu gerakan sosial agar brand mereka terasosiasi dengan gerakan tersebut, bukan untuk mempromosikan produk tertentu. Dengan keterlibatan tersebut, perusahaan berharap agar brandnya diposisikan disekitar nilai-nilai dan kebutuhan sosial.

Affordable method

Yaitu Perusahaan menetapkan biaya-biaya yang timbul, kemudian baru memperkirakan berapa biaya promosi yang mampu dikeluarkan.

Advertorial

Iklan dalam bentuk editorial. Istilah “advertorial” adalah penggabungan dari dua kata yaitu “advertisement/iklan” dan “editorial.”

Allocating

Yaitu menentukan pelanggan yang akan dituju

Advertising

Menawarkan barang/jasa dengan cara mengiklankan. Advertising dapat diartikan sebagai salah satu jenis pemasaraan dengan menggunakan jasa iklan. Dapat iklan beruupa iklan untuk media eletronik,cetak ataupun spanduk banner dsb.

Alternative Advertisement

Adalah salah satu bentuk Out Of Home Advertising (OOH), iklan kreatif dan unik seperti menempatkan mock up sebuah produk berukuran raksasa di pinggir jalan.

Aksesori (accessories)

Yaitu modal yang berumur pendek alat dan mesin perlengkapan yang digunakan dalam produksi atau kegiatan kantor, contoh : mesin fotokopi, mesin fax, dan lemari arsif.

Istilah Marketing – B

Backdrop

Latar belakang panggung yang biasanya bertuliskan tema acara atau berupa gambar/bentuk yang berkaitan dengan jalan cerita diatas panggung.

Backstage

Area di belakang panggung, termasuk kamar rias dan tempat dimana semua pengisi acara dapat berkoordinasi dan beristirahat.

Banner Ad

Sebuah iklan grafis di halaman web yang biasanya memiliki ukuran lebar 468 pixel dan tinggi 60 pixel.

Barricade

Struktur mirip pagar yang biasanya terbuat dari besi, berfungsi sebagai penghalang atau pembatas untuk mengontrol, mem-blok satu bagian tertentu. Barricade banyak digunakan pada saat konser musik untuk membatasi jarak penonton dari panggung, mengatur antrian tiket dan antrian di pintu masuk.

Below The Line (BTL)

Suatu bentuk komunikasi yang menggunakan media yang lebih terfokus (dan disampaikan ke khalayak tertentu) seperti brochure, flyer, telemarketing, direct-mail, point-of-sale, sales promotion untuk menyampaikan suatu tawaran spesifik.

Brand Recognition

Tingkat minimal dari kesadaran merek. Hal ini penting pada saat seorang pembeli memilih suatu merek pada saat melakukan pembelian. Recognition yaitu seberapa jauh konsumen dapat mengenali merek tersebut termasuk dalam kategori tertentu.

Customer Feedback atau Umpan balik pelanggan adalah proses atau contoh spesifik memberikan informasi kepada bisnis tentang produk, jasa dan layanan pelanggan.

Brand Awardness

Brand awareness menjadi salah satu faktor penting yang dibutuhkan para pelaku usaha untuk memperkuat brand produknya.

Barrier To New Market Entry

Lack of Ownership/Kurangnya Kepemilikan, Anda tidak dapat memiliki layanan dan Anda tidak dapat menyimpan layanan seperti Anda dapat menyimpan produk. Layanan yang digunakan atau disewa untuk jangka waktu tertentu. Misalnya ketika Anda membeli tiket pesawat untuk terbang ke Amerika Serikat, Anda membeli layanan yang akan dimulai pada awal penerbangan dan berakhir pada akhir penerbangan. Anda tidak dapat mengambil penerbangan pulang pesawat dengan Anda.

Billboard

Adalah penggunaan papan tanda di sepanjang jalan raya untuk mengiklankan berbagai macam produk, layanan, atau kegiatan. Secara umum, Billboard harus cukup besar agar bisa terlihat dan terbaca dengan jelas oleh pejalan kaki, pengendara atau penumpang kendaraan di sepanjang jalan.

Blocking Time

Pembelian jam siaran dengan durasi tertentu dari sebuah stasiun televisi atau radio untuk diisi dengan program khusus dan iklan yang dimiliki oleh suatu perusahaan/lembaga untuk tujuan kegiatan pemasaran, promosi atau kampanye.

Brand

American Marketing Association mendefinisikan brand sebagai “nama, istilah, desain, simbol, atau fitur lainnya yang mengidentifikasi produk atau jasa satu penjual yang membedakan dia dari penjual lainnya. Istilah hukum untuk brand adalah trademark (merek dagang). Sebuah brand dapat mengidentifikasikan satu jenis item, sekelompok item, atau semua item dari penjual tersebut. Jika brand digunakan untuk perusahaan secara keseluruhan, maka istilah yang lebih lazimnya adalah trade name (nama dagang). ”

Branding

Merupakan kegiatan untuk membangun brand yang dilakukan secara berkelanjutan, yang bisa berubah untuk mengakomodasi strategi pertumbuhan dan perubahan lingkungan bisnis.

Brand Activation

Kegiatan yang dilakukan dengan menggunakan beragam media untuk mengaktifkan brand dalam pikiran dan hati konsumen. Biasanya, brand activation dibuat dalam bentuk event.

Brand Awareness

Brand awareness mengacu pada kemampuan pelanggan untuk mengingat dan mengenali brand di bawah kondisi yang berbeda dan mengaitkan nama brand, logo, jingle, dan lain-lainnya dengan asosiasi tertentu yang ada didalam ingatannya. Ini membantu si pelanggan untuk memahami kategori apa produk atau jasa dari brand tersebut dan apa produk dan jasa yang ditawarkan oleh brand tersebut.

Brand Management

Penerapan teknik pemasaran untuk produk tertentu, lini produk, atau brand

Brand Promise

Merupakan janji dari suatu brand (dan apa yang telah dijanjikan di masa lalu). Di sini, brand dapat mewakili kualitas, kinerja, kepercayaan, atau janji-janji palsu yang selama ini disampaikan oleh suatu brand.

Business Unit

Adalah Suatu unit yang memasarkan sekumpulan produk-produk yang berhubungan kepada suatu kelompok konsumen yang jelas.

Brochure (Brosur)

Iklan cetak yang biasanya dilipat atau dijilid, terdiri lebih dari satu halaman, berisi informasi tentang produk, jasa, atau suatu kegiatan tertentu. Brochure biasanya dipajang, boleh dibaca dan diambil oleh konsumen.

Branding

Adalah proses menggali potensi produk / jasa agar dapat dikenal oleh hal layak ramai. tanpa harus kita perkenalkan produk / jasa tersebut orang telah mengenalnya.

PR, meyampaikan pesan dengan membuat image berkala agar pesan produk / jasa dapat diterima tanpa harus kita sendiri, jadi yang menyampaikan (melalui orang ketiga) tidak butuh banyak dana untuk melakukannya, akan tetapi perlu keahlian lobi yang cukup baik dalam hal ini.

Barang Konsumsi (consumer’s goods).

Yaitu barang yang dibeli oleh konsumen akhir untuk konsumsi pribadi.

Barang Nyaman (convencience goods)

Yaitu barang yang dibutuhkan konsumen dan dibeli tanpa menyediakan banyak waktu dan upaya. Barang ini seringkali tidak memerlukan layanan, tidak mahal, dan bahkan mungkin dibeli karena kebiasaan.

Barang Kebutuhan Pokok (staples goods)

Yaitu barang yang secara teratur dibeli oleh konsumen termasuk barag nyaman. Contoh pasta gigi, sabun mandi, dan lain-lain.

Barang Dadakan (emergency goods)

Yaitu barang yang dibeli segera pada saat yang dibutuhkan. Contoh : payung yang dibeli pada saat musim hujan dan termasuk barang nyaman.

Barang belanjaan (shopping goods)

Yaitu barang konsumsi yang dalam proses seleksi dan pembelian, pelanggan biasanya membandingkan atas dasar seperti keserasian, harga dan gaya. Contoh : ponsel dan alat elektronik.

Barang Belanjaan Homogen (homogenous shopping goods)

Yaitu barang belanjaan yang menurut pelanggan pada dasarnya sama dan mereka menginginkan harga terendah dan termasuk barang berjalan. Contoh : kulkas, TV dan mesin cuci.

Barang Belanjaan Heterogen (heterogenous shopping goods)

Yaitu barang belanjaan yang menurut pelanggan berbeda satu sama lainnya dan ingin memeriksanya untuk mendapatkan produk yang bermutu dan tahan lama. Contoh : kamera dan lain-lain.

Barang Spesial (Speciality goods)

Yaitu barang konsumsi yang memiliki karakteristik atau identifikasi merek yang unik, karenanya kelompok pembeli yang signifikan bersedia melakukan upaya khusus untuk membelinya, contoh : mobil sport merek ferari.

Barang tak dicari (unsought goods)

Yaitu barang yang mungkin konsumen tidak tahu tetapi biasanya tidak pernah terpikirkan untuk membelinya.

Barang baru tak dicari (new unsought goods),

Yaitu produk yang menawarkan gagasan yang benar-benar baru yang belum diketahui pelanggan potensial dan termasuk dalam barang yang tidak dicari. contoh microsoft X Box.

Barang tak dicari secara regular (regulary unsought goods)

Yaitu semua produk yang tetap dicari sekalipun bukan berarti tidak akan pernah dibeli selamanya. Contoh : ensiklopedia dan asuransi jiwa.

Barang Industri (Industrial Goods)

Barang industri yaitu barang yang dibeli oleh individu dan organisasi untuk diolah lebih lanjut atau digunakan dalam menjalankan suatu bisnis.

Bahan baku (new material)

Yaitu bahan pengeluaran yang telah diolah seperti batangan kayu, biji besi, gandum, yang diangkut kedalam proses produksi dengan sedikit penambahan.

Bagian dan bahan komponen

Yaitu barang pengeluaran yang telah diolah yang menjadi bagian dari produk akhir. Contoh : suku cadang mesin, disk drives, komponen dan lain-lain.

Brand performance

Kemajuan teknologi memungkinkan penjual untuk menyampaikan daya guna merek atau produk yang dipromosikan dengan lebih efektif.

Brand expansion

Keputusan yang harus dibuat oleh konsumen semakin meningkat karena kualitas dan jenis merek yang semakin meningkat pula. Sales promotion membuat para konsumen lebih mudah dalam menentukan keputusan.

Istilah Marketing – C

Consumer-oriented promotion

Aktifitas yang termasuk consumer-oriented promotion antara lain: menyediakan sample, kupon, undian, potongan harga, bonus, event pemasaran, dan lain-lain.

CPC/Cost Per Click (Biaya Per Klik)

Ini pengertiannya sama saja dengan PTC, yang mana artinya kita akan mendapatkan bayaran apabila iklan yang ada di web/ blog  . contohnya yang paling terkenal utk saat ini adalahJkita ada yang mengkliknya. Jadi semakin banyak yang mengklik otomatis semakin tebal kantong anda.. hehe..  Google Adsense.

CPM/Cost Per Million (Biaya per Seribu Impresi)

CPM ini menggunakan system Impression/ Page view, jadi kita akan dibayar apabila iklan yang terpasang di web/ blog kita telah mencapai 1000 X di tampilkan.

Catalog (Katalog)

Buku yang biasanya berukuran kecil dan berisi berbagai macam produk atau jasa yang ditawarkan.

Classified Advertising/Classified Ad

Adalah iklan baris di surat kabar, halaman web atau majalah. Berukuran kecil, berisi kalimat pendek, umumnya tanpa gambar dan tarifnya jauh lebih murah dibanding display ad atau jenis iklan cetak lainnya. Classified ad kebanyakan dipasang oleh individu/pribadi dengan item tunggal yang ingin mereka jual atau beli.

Co-branding

Adalah ketika dua perusahaan membentuk aliansi untuk bekerjasama, menciptakan sinergi pemasaran.

Confetti

Terbuat dari potongan kertas atau mylar dengan berbagai macam warna yang dimasukkan ke dalam tabung silinder kemudian diberi tekanan gas dan tombol/mekanisme untuk meluncurkan potongan-potongan tersebut ke udara. Confetti banyak digunakan di acara peluncuran produk, konser, parade, dan acara perayaan lainnya.

Baca juga  200+ Daftar Istilah Ekonomi Beserta Definisinya (A-P)

Cost Per Acquisition (CPA)

Istilah Cost Per Acquisition atau Biaya Per Akuisisi digunakan untuk mengukur jumlah uang yang dikeluarkan untuk mendapatkan satu pelanggan (akuisisi). Misal: untuk membuat/mensponsori suatu kegiatan, perusahaan mengeluarkan biaya 1 juta rupiah, ternyata diakhir kegiatan, perusahaan berhasil menjual 100 unit produknya dengan demikian maka CPA nya adalah: Rp1.000.000 ÷ 100 = Rp10.000

Sebaliknya, perusahaan juga bisa menetapkan CPA diawal dengan angka tertentu sehingga pada saat team promosi atau penjualan meminta budget maka acuan targetnya dihitung berdasarkan ketetapan CPA.

Cost Per Action (CPA)

(Kadang-kadang dikenal sebagai Pay Per Action atau PPA) adalah unit perhitungan harga iklan online dimana pemiliki website dibayar untuk setiap satu tindakan yang dilakukan oleh pengunjung situs terhadap iklan (misal: melakukan pembelian, pengiriman formulir, dan sebagainya).

Cost Per Click (CPC)

Adalah unit perhitungan harga iklan online dimana pemilik website atau search engine (mesin pencari) dibayar berdasarkan jumlah klik yang dilakukan oleh pengunjung pada iklan yang terdapat pada situs.

Cost Per Conversion

Menggambarkan biaya akuisisi per pelanggan, biasanya dihitung dengan membagi total biaya dari kampanye iklan dengan jumlah yang melakukan konversi. Definisi “konversi” disini bervariasi tergantung pada situasi; bisa berarti pelanggan yang berminat, penjualan, atau pembelian.

Cost Per Impression (CPI)

Adalah unit perhitungan harga iklan online dimana pemilik website dibayar berdasarkan jumlah penayangan iklan di halaman web. Yang dimaksud dengan satu “impression” disini adalah tayangan iklan sebanyak satu kali pada halaman web. Setiap kali sebuah iklan muncul di browser pengguna, server iklan akan menghitungnya sebagai satu kali “impression”. Namun, server iklan dapat diprogram untuk tidak menghitung aktivitas re-load yang dilakukan oleh pengguna, atau aktivitas lainnya yang telah disepakati antara pengiklan dan perusahaan iklan.

Cost Per Lead (CPL)

Adalah unit perhitungan harga iklan online dimana pemilik website dibayar berdasarkan jumlah pengunjung yang melakukan sign-up (registrasi/pendaftaran) melalui situs web tersebut. Sign-up yang dimaksud disini biasanya terdiri dari data-data pengunjung situs seperti nama, alamat email, alamat tempat tinggal, dan lain sebagainya.

Cost per thousand impressions (CPM)

Adalah unit perhitungan harga iklan online dimana pemilik website dibayar berdasarkan penayangan per seribu kali di halaman web atau media cetak.

Harga total yang dibayarkan dalam kesepakatan CPM dihitung dengan cara mengalikan tarif CPM dengan jumlah unit CPM.

Misal, satu juta tayangan dengan biaya Rp10 CPM sama dengan harga total Rp10.000

1.000.000 ÷ 1.000 = 1.000 unit

1.000 unit X Rp10 = Rp 10.000

Contoh lain:

1. Total biaya untuk menjalankan iklan adalah Rp15.000

2. Total pemirsa/pembaca adalah 2.400.000 orang

3. Hitungan CPMnya adalah: CPM = (Rp 15.000/2.400.000) * 1000 = Rp6,25

Cost Per Time (CPT)

Adalah unit perhitungan harga iklan online dimana pemilik website dibayar berdasarkan jumlah hitungan waktu tertentu. Ini berbeda dengan Cost Per Impression (CPI) yang dihitung berdasarkan jumlah tayang. Sistem CPT memungkinkan iklan untuk tayang berkali-kali tanpa batasan selama jangka waktu kontrak. Ada beberapa situs/kontrak yang menjamin jumlah tayangan minimum. Jangka waktu dalam kontrak CPT bisa sesedikit satu jam atau sepanjang satu tahun.

Click Through Rate (CTR)

Adalah cara mengukur keberhasilan kampanye iklan online. Perhitungan CTR adalah jumlah klik pada iklan dibagi dengan berapa kali iklan tersebut ditayangkan. Hasil perhitungannya ditampilkan dalam bentuk persentase.

Misal, jika sebuah iklan banner ditampilkan 100 kali (100 tayangan) dan dari total tayangan tersebut hanya mendapatkan satu klik maka CTRnya adalah 1%.

Cue Card

Juga dikenal dengan istilah Note Card adalah kartu/kertas berisi tulisan yang membantu aktor/pembawa acara/MC untuk mengingat apa yang harus mereka katakan.

Competition for shelf space

Sales promotion membantu para pengusaha pabrik untuk memenangkan shelf space dan membantu penjual menarik peningkatan kepadatan lalu lintas pertokoan dan penggunaan sumber penghasilan yang terbatas.

Competitive-parity method

Yaitu biaya promosi ditetapka atas dasar biaya promosi rata-rata yang dikeluarkan oleh industri. Biaya promosi akan meningkat jika biaya promosi pesaing meningkat, sedang jika biaya promosi pesaing turun maka biaya promosi perusahaan juga akan turun.

Casette banner stands

Pada saat terpajang, banner ini akan tampak serupa dengan roll-up banner. Wadah atau cangkangnya sama-sama terbuat dari bahan aluminium. Perbedaannya, grafis pada roll-up banner tidak dapat diganti dengan seketika sementara pada jenis cassette banner stands, grafisnya berbentuk gulungan dan dimasukkan kedalam wadah/cangkang, serupa dengan memasukkan roll film kedalam kamera. Grafis tersebut bisa diganti setiap saat sesuai kebutuhan.

Istilah Marketing – D

Digital Marketing

Adalah pemasaran (umumnya promosi) produk atau jasa melalui internet. Digital Marketing juga dikenal dengan istilah Internet Marketing, Web Marketing, Online Marketing, Search Marketing atau e-Marketing.

Direct Marketing

Direct Marketing adalah sistem marketing dimana organisasi berkomunikasi secara langsung dengan target customer untuk menghasilkan respons atau transaksi. Respons yang dihasilkan bisa berupa inquiry, pembelian, atau bahkan dukungan.

Istilah lainnya adalah Penjualan secara langsung, atau sistem pemasaran yang bersifat interaktif, yang   memanfaatkan satu atau beberapa media iklan untuk menimbulkan respon yang terukur dan atau transaksi di sembarang lokasi. Dalam direct marketing, komunikasi promosi ditujukan langsung kepada konsumen individual, dengan tujuan agar pesan-pesan tersebut ditanggapi konsumen yang bersangkutan, baik melalui telepon, pos atau dengan datang langsung ke tempat konsumen.

Distribusi Insentif

Distribusi ini dapat digunakan oleh para produsen yang menjual komponen perusahaan yang berusaha menggunakan penyalur terutama pengecer sebanyak-banyaknya untuk mendekati para konsumen. Usaha ini dimaksudkan untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan konsumen, semakin cepat para konsumen terpenuhi kebutuhannya maka semakin cepat pula terpenuhi kepuasannya.

Distribusi Selektif

Perusahaan yang menggunakan distribusi ini berusaha memilih sejumlah pedagang besar atau pengecer, agen yang terbatas dalam suatu daerah. Saluran ini biasanya digunakan untuk memasarkan suatu produk baru (barang special) apabila distribusi ini menguntungkan dari distribusi insentif maka jumlah pengecer atau agen yang digunakan akan lebih terbatas.

Direct Selling (Penjualan Langsung)

Adalah  Metode penjualan barang dan/atau jasa tertentu kepada konsumen dengan cara tatap muka di luar lokasi eceran tetap oleh jaringan pemasaran yang dikembang