Penjelasan Lengkap Fungsi Manajemen Menurut Para Ahli

Dalam sebuah sidang skripsi mahasiswa jurusan manajemen, pertanyaan tentang fungsi manajemen merupakan sesuatu yang lumrah di tanyakan dosen penguji. Meskipun biasanya mahasiswa/i ada yang gagal fokus menjawab (fokus pada skripsi), akan tetapi hal ini layak untuk dipahami dan ditelaah, agar ketika kelak menjadi seorang manajer, kita bisa menjalankan fungsi tersebut.

Oke, untuk memudahkan Anda dalam memahami fungsi manajemen, ingat selalu fungsi yang berlaku umum yaitu POAC (biasanya di baca poac). Apa itu POAC? Hal ini yang coba kami ketengahkan kembali dihadapan Anda. Karena Anda sampai kesini, tentu ingin tahu lebih mendetil.

Namun sebelum kita membahas hal ini, ijinkan kami untuk menyampaikan penjelasan fungsi manajemen menurut para ahli yang dikutip dari hasil pencarian google.co.id, berikut penjelasan lengkap dari sejumlah ahli manajemen dalam bukunya.

Fungsi Manajemen Menurut Para Ahli

Henry Fayol

Dalam bukunya yang berjudul General and Industrial Manajemnet dijelaskan 5 fungsi manajemen yaitu:

  1. Planning(  perencanaan)
  2. Organizing ( pengorganisasian )
  3. Commanding ( pemberian perintah )
  4. Coordinating (pengkoordinasian)
  5. Controlling ( pengendalian ).

Commanding disini diartikan sebagai pemberian perintah dimana biasanya pemberian perintah diberikan oleh ketua selaku pimpinan tertinggi. Commanding ini sama halnya dengan actuating.

G.R Terry

Dalam bukunya yang berjudul Principle of manajemnet dijelaskan 4 fungsi manajemen yaitu 

  1. Planning (Perencanaan)
  2. Organizing (Pengorganisasian)
  3. Actuating (Pelaksanaan)
  4. Controlling (Pengawasan)

Winasdi dan James Stoner

Memiliki kesamaan dalam menjelaskan tentang fungsi manajemen  yaitu , fungsi manajemen menyangkut perencanaan, pengorganisasaian, kepemimpinan, dan pengendalian ( Planning, Organizing, Leading dan Controlling) Fungsi ini berbeda pada Actuating. Actuating digantikan sebgai Leading ( memimpin ). Hal ini serupa dnegan Actuating yaitu pelaksanaan. Leading adalah memimpin, karena pemimpin bertugas untuk menggerakkan dan mengarahkan tenaga kerjanya agar dapat mencapi tujuan yang diinginkan.

Ernest Dale

Fungsi manajemen yang diungkapkan oleh Ernest Dale meliputi:

  1. Planning ( perencanaan)
  2. Organising ( pengorganisasian ),
  3. Staffing ( penyusunan kerja )
  4. Directing ( pengarahan)
  5. Inovasion ( inovasi )
  6. Reporting ( penyajian laporan )
  7. Controlling ( pengarahan ).

Sebenarnya seperti yang dijelaskan diatas namun, disini  staffing ( penyususunan kerja ) yaitu para tenaga kerja dibagi menjadai bebrapa bagian sesuai dengan  porsinya dalam ketenagaa kerjaan sama pengertiannya dengan organizing ( pengorganisasain) , directing ( pengarahan )  yaitu dimana pengarahan dilakukan dalam sebuah pelkasanaan yang mengarahkan adalah pimpinan, innovating ( inovasi ) dalam pelaksananna lahirlah inovasi baru untuk memberikan tambnahan agar tujuan cepat terselesaikan dan tercapai , dan juga  reporting ( penyajian laporan ), penyajian laporan disini berguna untu melaporkan segala paa saja yang telah dilaksanankan, guna pengambilan kepitusan serta kebijakan dan kendala apa saja yang dihadapi yang berguna dalam pengendalian nantinya.

Koonts dan O’Donnel

Dalam bukunya yang berjudul Principle Of Managemnet  dijelaskan 5 fungsi manajemen yaitu sama halnya dengan Ernest dale tanpa innovation dan reporting. Fungsi manajemen menyangkut:

  1. Planning ( perencanaan)
  2. Organising ( pengorganisasian ),
  3. Staffing ( penyusunan kerja )
  4. Directing ( pengarahan)
  5. Controlling ( pengarahan ).
Baca juga  40+ Definisi Ilmu Ekonomi Menurut Para Ahli dan Penjelasan Secara Umum

Oey Liang lee

Fungsi manajemen meliputi POAC  ( Planning, Organizing, Directing, dan Controlling). Actuating digantikan sebagai directing (pengarahan ). 

Wiliam Newman

  1. Planning ( perncanaan)
  2. Organizing ( pengorganisasian)
  3. Assembling Resource ( pengumpulan sumber )
  4. Survesing ( pengendalian )
  5. Controlling ( pengendalian)

Louis A Allen

Fungsi manajemen menyangkut (yaitu perencanaan, planning, staffing, leading, controlling).

S. P Siagian

Dalam bukunya yang berjudul filsafat adminitrasi  dijelaskan 5 fungsi manajemen yaitu

  1. Perencanaan ( planning )
  2. Pengorganisasain ( organizing )
  3. Pemberian motivasi (motivating)
  4. Pengendalian (controlling)
  5. Pemberian evaluasi ( evaluating ).

Richard L Daft

Manajemen adalah sebuah proses pencapaian tujuan-tujuan organisasi dengan cara yang efektif dan efisien melalui perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan dan pengendalian sumber daya organisasi. Pada dasarnya fungsi menejemn adalah perencaan, pengorganisasian, leading dan controliing.

Odway Tead

Manajemen merupakan sebuah proses dan kegiatan pelaksanaan usaha memimpin dan menunjukkan arah penyelenggaraan tugas suatu organisasi dalam upaya mewujudkan tujuan yang telah ditetapkan bersama. Menurutnya fungsi manajemen terletak pada leading dan pengarahan.

The Liang Gie

Manajemen merupakan sebuah unsur yang menjadi serangkaian kegiatan untuk menggerakkan karyawan-karyawan dan mengarahkan segenap fasilitas kerja agar tujuan organisasi yang bersangkutan bisa benar-benar tercapai. Tokoh ini menitikberatkan fungsi menejemen pada balancing yakni keseimbangan antara pergerakan bawahan dan penggunaan serta pengolahan fasilitas yang ada.

T Hani Handoko

Manajemen merupakan proses bekerja bersama demi menentukan, mengintepretasikan, dan mencapai sebuah tujuan organisasi dengan sebuah pelaksanaan dari fungsi-fungsi perencanaan, pengorganisasian, penyusunan personalia, pengarahan, kepemimpinan dan pengawasan. Tokoh ini memiliki perbedaan dengan tokoh lain dalam menjelaskan fungsi menjemen, yakni dalam manajemenpun  harus ada fungsi penyusunan personalia dan kepemimpinan.

Marry Parker Follet

Manejemen merupakan sebuah seni guna melaksanakan suatu pekerjaan melalui orang lain. Jadi menurut Parker menejemen memiliki sebuah fungsi utama untuk mempengaruhi dan memipin orang lain agar bisa bekerja bersama-sama

Eiji Ogawa

Manajemen merupakan sebuah proses yang terdiri dari perencanaan, pengimplementasian dan pengendalian kegiatan-kegiatan yang termasuk sistem pembuatan barang yang dilakukan oleh sebuah organisasi dan serta sebelumnya sudah menetapkan tujuan atau sasaran yang mereka inginkan dan bisa disempurnakan setiap saat sesuai dengan perubahan kondisi yang ada.

Masih ada pendapat ahli lain, dibawah ini kami mencoba untuk meringkas kembali fungsi manajemen menurut para ahli (tanpa penjelasan), mudah-mudahan bisa menambah wawasan Anda dalam menerapkan fungsi manajemen yang baik dalam memimpin perusahaan.

John F. Mee

  1. Planning (perencanaan)
  2. Organizing (pengorganisasian)
  3. Motivating (motivasi)
  4. Controlling (pengawasan)

Louis A. Allen

  1. Leading (kepemimpinan)
  2. Planning (perencanaan)
  3. Organizing (menyusun)
  4. Controlling (mengawasi)

McNamara

  1. Programming (pengaturan)
  2. Planning (perencanaan)
  3. Budgeting (penganggaran)
  4. System (penyusunan sistem)

Kooontz & O’Donnel

  1. Planning (perencanaan)
  2. Organizing (menyusun)
  3. Staffing (penyusunan pegawai)
  4. Directing (pengarahan)
  5. Controlling (pengendalian)
Baca juga  Pengertian Manajemen Strategi Menurut Para Ahli [Penjelasan Lengkap]

William H. Newman

  1. Planning (perencanaan)
  2. Organizing (pengorganisasian)
  3. Assembling Resources (pengumpulan sumber daya)
  4. Directing (pengarahan)
  5. Controlling (pengawasan)

Luther Gullick

  1. Planning (perencanaan)
  2. Organizing (pengorganisasian)
  3. Staffing (penyusunan pegawai)
  4. Directing (pengarahan)
  5. Coordinating (pengkoordinasian)
  6. Reporting (pembuatan laporan)
  7. Budgeting (penganggaran)

Lindall F. Unwirk

  1. Forescating (peramalan)
  2. Planning (perencanaan)
  3. Organizing (pengorganisasian)
  4. Commanding (memberi perintah)
  5. Coordinating (pengkordinasian)
  6. Controling (pengendalian)

John D. Millet

  1. Directing (pengarahan)
  2. Facillitating (pemberian fasilitas)

Don Hellriegel & John W. Slocum, Jr

  1. Planning (perencanaan)
  2. Organizing (pengorganisasian)
  3. Leading (kepemimpinan)
  4. Controlling (pengendalian)

Harold Koontz & Heinz Weihrich

  1. Planning (Perencanaan)
  2. Organizing (Pengorganisasian)
  3. Staffing (Penyusunan pegawai)
  4. Leading (Kepemimpinan)
  5. Controlling (Pengendalian)

Dalton E. M. C. Farlang

  1. Planning (Perencanaan)
  2. Organizing (Pengorganisasian)
  3. Controlling (Pengaturan)

Nickels & McHugh

  1. Planning (Perencanaan)
  2. Organizing (Pengorganisasian)
  3. Directing (Pengarahan)
  4. Controling (Pengaturan)

Richar W. Griffin

  1. Planning (Perencanaan)
  2. Organizing (Pengorganisasian)
  3. Leading (Kepemimpinan)
  4. Controling (Pengaturan)

John Robert

  1. Planning (Pengaturan)
  2. Organizing (Pengorganisasi)
  3. Commanding (Pengarahan)
  4. Controlling (Pengawasan)

Dari semua fungsi manajemen menurut para ahli yang sudah diuraikan diatas, sebenarnya lebih mengacu pada 4 fungsi manajemen secara umum yaitu  Planning (Perencanaan), Organizing (Pengorganisasian), Actuating (Pelaksanaan), dan Controlling (Pengendalian).

4 Fungsi Manajemen Secara Umum

Fungsi manajemen yang utama sering disingkat POAC, berikut penjabaran lengkapnya:

Planning ( perencanaan )

Disni diartikan sebaga perencanaan dalam mengambil keputusan untuk melakukan sebuah proses atau kegiatan untuk mencapai tujuan yang akan dilakukan. Aktivias perencanaan yang tepat merupakan perencanaan yang memiliki tujuan yang jelas, berkelanjutan, stabil, fleksibel, jelas,dan sederhana.

Perencanaan berawal dari misi, misi dilakukan karena ingin mencapai sebuah tujuan, sebuah tujuan biasanya ingin mencapai hasil yang yang diinginkan, maka diperlukanlah langkah – langah atau strategi yang diambil, setelah itu kita dapat melanjutkan dengan mengukur target, sehingga nantinya kita akna menemukan cara yang efektif untuk mencapai kesuksesan dan kembali kepada tujaun yang akan kita capai. 

Aktivitas perencanaan meliputi analisis situasi, analisis situasi ini menyangkut bagaimana kita mengantisispasi masa depan, antisipasi yang dilakukan akan dibuat pada hal perencanaan, selain antisipasi, dari sisni akan muncul strategi – strategi dalam rangka antisipasi tersebut.

Dalam penyusunan perencanaan kita memerlukan jawaban dari apa ( apa yang dikerjakan,  sumber dana, sumber daya, serta saran adan prasarana apa yang dibutuhkan ), dimana ( dimana kegiatan akan dilaksannakan, agar dalam proses manajemen tercakup, keefisienan, kenyamanan, kemudahan transportasi, dan karyawan ), kapan ( kapan kegiatan akan dilangsungkan ), bagaimana ( bagaimana car kerja kegiatan yang akan dilangsungkan ), siapa ( siapa saja yang bertanggung jawab, siapa saja yang melaksanakan, dan siapa pimpinan, dan yang terkahir yaitu mengapa ( mengapa semua keptusan yang tertera dlam beberapa pertanyaan diatas diambil, harus memiliki alasan yang jelas, yang tidak lain tidak bukan adalah untuk mencapai tujuan).

Baca juga  Jelaskan Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia Menurut Para Ahli! (Pengertian, Tujuan, Fungsi, Fokus dan Ekspektasi Divisi HR)

Organizing ( pengorganisasian )

Dalam pengorganisasian nantinya akan dibentuk sebuah struktur organisasi. Sesuai dengan yang diceritakan di awal bahwa nantinya sesorang akan ditempatkan pada posisi sesuai dengan keahlian dan porsi masing –masing.

Dalam pengorganisasian ini nanntinya akan menyangkut pada tanggung jawab mereka. Tahapan kedua setelah perencanaan ini, tujuannya adalah untuk menyelesaikan perencanaan yang begitu banyak, sehingga membutuhkan banyak tenaga kerja. Dari tenaga kerja inilah nantinya akan timbul sebuah kerja sama. Kerja sama ini nantinya akan membentuk sebuah kekuatan untuk meningkatkan mutu sehingga dapat mencapai tujuan secara efektif.

Actuating ( pelaksanaan ).

Merupakan realisasi dari tahap satu dan tahap kedua yaitu perencanaan dan pengorganisasian. Dalam pelaksanaan ini nantinya akan terbentu k upaya untuk menggerakkan dan mengarahkan tenaga kerja sehingga tenaga kerja nantinya akan terdorong utuk melakukan pekerjaan dengan baik.

Dalam actuating ini menyangkut tentang fungsi kepemimpinan, fungsi komunikasi, dan fungsi motivasi. Fungsi kepemimpinan disni berguna ketika kita melakukan upaya untuk mempengaruhi seseorang untuk mencapai tujaun yang ingin dicapai, yang fungsinya nanti sebagi penggerak dan pemberi arahan dalam suatu kegiatan, fungsi motivasi sendiri adalah sebagai dorongan untuk melakukan sesuatu. Fungsi dari actuating sendiri adalah bagaimana karyawan dapat memupuk rasa tanggung jawab, selain itu juga karyawan dapat mengikuti perintah dari pimpinan sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, timbulah nanti kesetiaan dalam bekerja

Controlling ( pengawasan)

Berguna untuk mengukur produktifitas dari tahap satu sampai tahap ketiga. Semua tahap dan fungsi manajemen yang dilakukan tidak akan efektif apabila tidak dilakukan pengendalian ataupun pengawasan. Selain itu juga untuk mengukur efektivitas kerja, dan pengendalian yang mengandung aspek mengukur jalannya suatu perencanaan, mengamati, memperbaiki  agar tujuan yg akan dicapai mendapat respon yang baik. Sehingga perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan , dan pengendalian merupakan kunci utama dalam proses manajemen. Hal ini harus selalu dilakukan dalam proses manajeman.

Fungsi manajeman yang satu ini memiliki tujuan agar proses menajemen nantinya akan mencapai tujuan dari perusahaan tersebut. Apabila semua fungsi dari manajeman dijalankan maka tujuan perusahaan pun akan berjalan dengan baik dan diharapkan akan memaksimalkan laba dari perusahaan tersebut.

Pengendalaian dapat terjadi pada hal positif dan hal negative. Dalam hal positif mislanya pengendalian ini mengarah pada apakah tujuan yang diinginkan perusahaan sudah tercapai ataukah belum, sudah dilakukan secara efisien ataupun masih dalam tahap menuju tercapainya tujuan, Sedangkan pengawasan negative adalah jaminan adanya hal – hal yang tidak diinginkan, seperti kerugian, atau kendala yang tidak diinginkan, Maka dengan adanya pengawasan kita bisa menghindari adanya hal – hal yang tidak diinginkan.

Cara melakukan pengendalian atau pengawasan bukan hanya melihat atau mengontrolnya dari jauh namun dapat dilakukan dengan cara observasi langsung turun ke lapangan, observasi melalui data atau informasi harian, mingguan ataupun bulanan, melakukan pengecekan dana, hal ini dilakukan untuk mengetahui apakah dana sudah diturunkan sesuai dengan kebutuhan atau malah sebaliknya.

Selanjutnya yaitu pengawsan dapat dilakukan dengan meminta laporan. Laporan bukan hanya laporan yang tertulis saja melainkan juga laporan secara lisan, untuk mengetahui kebenaran laporan yang ditulis, yang terkahir bisa dilakukan dengan cara melakukan audit pada bidang kepegawaian, logistic maupun finansialnya.

Kesimpulan

Apapun penjelasan tentang fungsi manajemen menurut para ahli, tentu memiliki kemiripan satu sama lain dan ada juga yang merupakan pengembangan dari teori sebelumnya / terdahulu.

Karenanya, apapun pemahaman Anda, dalam hal ini yang lebih penting adalah kemampuan Anda dalam menjalankan fungsi tersebut. Karena secara teori jauh lebih mudah untuk dipahami, akan tetapi berbanding terbalik dengan pelaksanaan, yang justru akan menemukan berbagai kendala maupun karakteritik yang unik satu sama lain.

Ketika menjalankan fungsi manajemen dalam dunia kerja (memimpin organisasi), hendaknya menelaah lebih lanjut apa saja yang paling cocok untuk diterapkan dan pengalaman jauh lebih penting.

Sumber:

  1. https://dosenekonomi.com/ilmu-ekonomi/manajemen/fungsi-manajemen-menurut-para-ahli
  2. https://www.haruspintar.com/fungsi-manajemen/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *