Pengertian Manajemen Strategi Menurut Para Ahli [Penjelasan Lengkap]

Manajemen strategi (manajemen strategik atau sering juga disebut strategi manajemen) dalam sebuah bisnis sangat berhubungan erat dengan cara perusahaan meningkatkan keuntungan yang maksimal melalui kinerja yang efektif dan efisien.

Sejumlah ahli menyimpulkan bahwa manajemen strategi sebagai seni atau ilmu pengetahuan untuk merumuskan, mengimplementasikan sampai proses mengevaluasi keputusan strategis lintas fungsional sehingga memungkinkan organisasi atau perusahaan mencapai tujuan optimal.

Fokus dalam manajemen strategi adalah proses penetapan tujuan, merancang dan mengembangkan kebijakan serta planning untuk mencapai goal, termasuk menentukan alokasi sumber daya yang dimiliki untuk mengimplementasikan kebijakan dan perencanaan pencapaian organisasi atau perusahaan.

Nilai inti dari manajemen strategis merupakan langkah-langkah untuk mengidentifikasi tujuan organisasi, sumber daya, dan bagaimana sumber daya yang ada dapat digunakan secara efektif untuk memenuhi tujuan strategis.

Manajemen strategis dalam sebuah bisnis harus menjadi fondasi dasar atau pedoman untuk pengambilan keputusan dalam organisasi atau perusahaan.

Kegiatan dalam manajemen strategis merupakan kegiatan top manajemen (manajemen tertinggi) yang umumnya dilakukan oleh dewan direksi, kemudian diimplementasikan oleh Manajer atau CEO serta tim kerja eksekutif dalam perusahaan atau organisasi.

Nah, dari uraian diatas diharapkan Anda sudah memiliki sedikit gambaran tentang manajemen strategis, namun jangan beranjak dulu. Berikut ini penjelasan lengkap tentang definisi, tujuan, manfaat, proses dan tahapan, tugas dan fungsi manajemen strategik serta cara menyusun strategi bisnis.

Baca: Pengertian Ekonomi Makro Menurut Para Ahli.

Pengertian Manajemen Strategi menurut Para Ahli

Para ahli memiliki pandangan berbeda namun memiliki kemiripan satu sama lain, dan seiring berjalannya waktu, manajemen strategi juga mengalami perkembangan yang pesat, berikut definis menurut ahli.

Ketchen (2009)

Ketcher mendefinisikan analisis manajemen strategis, keputusan dan tindakan oleh perusahaan untuk menciptakan dan mempertahankan keunggulan kompetitif. Definisi ini menggambarkan dua elemen utama manajemen strategis. Pertama, manajemen strategis dari perusahaan yang terkait dengan proses yang berjalan (proses yang berkelanjutan): analisis, keputusan dan tindakan.

Nawawi

Manajemen strategi adalah Perencanaan berskala besar (disebut perencanaan strategis) yang berorientasi untuk mencapai masa depan yang jauh (disebut visi), dan didefinisikan sebagai keputusan pemimpin tertinggi ini (keputusan yang fundamental dan pokok), sehingga memungkinkan organisasi untuk berinteraksi secara efektif (disebut misi), dalam upaya untuk menghasilkan sesuatu (perencanaan operasional untuk menghasilkan barang dan / atau jasa serta layanan) kualitas, optimasi diarahkan pada pencapaian tujuan (disebut tujuan strategis) dan sasaran (tujuan operasional) organisasi.

J. David Hunger

“Strategic Management is that a set of managerial decisions and actions that determines the long-run performance of a corporation”, dan jika diterjemahkan secara bebas maka Manajemen strategis adalah serangkaian keputusan dan tindakan yang menentukan kinerja perusahaan dalam jangka panjang manajerial.

Baca juga  Penjelasan Lengkap Fungsi Manajemen Menurut Para Ahli

Thomas L. Wheelen

Manajemen strategis adalah serangkaian keputusan dan tindakan yang menentukan kinerja perusahaan dalam jangka panjang manajerial.

Gregory  G Dees (Djaslim Saladin, 2003)

Manajemen strategi adalah kombinasi dari tiga kegiatan analisis strategi, perumusan strategi dan strategi implentasi.

Alex Miller (2003)

Manajemen strategi adalah suatu proses kombinasi antara tiga aktivitas yaitu analisis strategi, perumusan strategi dan implentasi strategi

Pearch (1997)

Dikatakan bahwa manajemen stratejik adalah pengumpulan dan tindakan yang menyebabkan perumusan (formulasi) dan pelaksanaan (implementasi) rencana yang dirancang untuk mencapai tujuan organisasi.

Robinson (1997)

Manajemen strategi adalah seperangkat strategi dan tindakan yang menyebabkan perumusan (formulasi) dan pelaksanaan (implementasi) rencana yang dirancang untuk mencapai tujuan organisasi.

Fred R. David

Manajemen strategi adalah seni dan ilmu merumuskan, melaksanakan, dan mengevaluasi keputusan lintas fungsional yang memungkinkan organisasi untuk mencapai tujuan.

Husein Umar (1999 : 86)

Manajemen strategis sebagai suatu seni dan ilmu dalam hal pembuatan (merumuskan), aplikasi (aplikasi) dan evaluasi (evaluasi) keputusan strategis antara fungsi yang memungkinkan organisasi untuk mencapai tujuan di masa depan.

Michael A. Hitt (1997,XV)

Manajemen strategis adalah proses untuk membantu organisasi dalam mengidentifikasi apa yang ingin mereka capai, dan bagaimana mereka harus mencapai hasil yang berharga.

Robert E. Hoslisson (1997,XV)

Manajemen strategis adalah proses membantu organisasi dalam mengidentifikasi  yang ingin mereka capai, dan bagaimana mereka harus mencapai hasil yang bernimai.

R. Duane Ireland (1997,XV)

Manajemen strategis adalah proses untuk membantu organisasi dalam mengidentifikasi apa yang ingin mereka capai, dan bagaimana seharusnya mereka mencapai hasil yang bernilai.

Michael Polter

Strategi manajemen adalah sesuatu yang membuat perusahaan secara keseluruhan berjumlah lebih dari bagian-bagian sehingga tidak ada unsur sinergi di dalamnya.

Porter (1996)

Mendefinisikan strategi sebagai “penciptaan posis unik dan berharga yang diperoleh dengan melakukan serangkaian kegiatan”.

H. Igor Ansoff

Manajemen strategi adalah analisis logis dari bagaimana perusahaan dapat beradaptasi dengan lingkungan baik ancaman dan peluang dalam berbagai kegiatan.

Lawrence R. Jauch (Manajemen Strategis dan Kebijakan Perusahaan, 1998)

Manajemen Strategis adalah sejumlah keputusan dan tindakan yang mengarah pada perumusan strategi atau sejumlah strategi yang efektif untuk membantu mencapai tujuan perusahaan.

Wiliam F. Gluech (1998)

Manajemen Strategis adalah sejumlah keputusan dan tindakan yang mengarah pada perumusan strategi atau sejumlah strategi yang efektif untuk membantu mencapai tujuan perusahaan.

Bambang Haryadi (2003)

Menurut Bambang Haryadi, pengertian manajemen strategi adalah sebuah proses yang disusun secara sistematis oleh manajemen untuk merumuskan strategi, mengimplementasikan strategi, dan melakukan evaluasi terhadap strategi yang dijalankan. Semua rangkaian kegiatan tersebut bertujuan untuk mewujudkan visi dan misi sebuah organisasi.

Mulyadi (2001)

Menurut Mulyadi, pengertian manajemen strategi adalah sebuah proses yang dilakukan oleh manajer dan pegawai untuk merumuskan dan melaksanakan strategi dalam penyediaan customer value terbaik untuk mewujudkan visi organisasi.

manajemen strategi

Tujuan Manajemen Strategi

Setelah mengetahui pengertian manajemen strategi menurut para ahli, tentunya kita juga harus mengetahui apa tujuannya. Seperti namanya, dalam manajemen startegis seorang manajer bertugas untuk menyusun serangkaian strategi perusahaan dan biasanya lebih dikaitkan dengan pemasaran.

Baca juga  Pengertian Ekonomi Mikro: Tinjauan umum, Ruang Lingkup, Tujuan dan Peranan

Manajer menyusun, mengatur, mengimplementasi dan juga mengevaluasi strategi-strategi yang sudah disepakati dengan tujuan untuk mencapai target.

Berikut ini 4 tujuan utama manajemen startegis dalam bisnis perusahaan:

Memberikan Arah dalam Mencapai Tujuan

Seperti yang sudah disampaikan dalam pengertian manajemen organisasi diatas bahwa manajer berperan untuk mengarahkan semua pihak dalam hal ini sumber daya perusahaan untuk melakukan kegiatan yang mengarah pada tujuan perusahaan. Arah kegiatan yang jelas harus menjadi landasan untuk mengendalikan dan mengevaluasi keberhasilan.

Menjaga Kepentingan Berbagai Pihak

Manajer dalam menyusun strategi dengan mempertemukan kebutuhan masing-masing pihak seperti supplier, karyawan, pemegang saham, perbankan dan juga masyarakat secara luas. Komponen tersebut berperan dalam berhasil atau tidaknya kebijakan yang dibuat.

Mengantisipasi Setiap Perubahan Secara Merata

Dengan adanya manajemen strategis memungkinkan para eksekutif untuk mengantisipasi perubahan serta menyiapkan pedoman untuk pengendalian. Tujuannya untuk memperluas kerangka berpikir secara perspektif.

Berkaitan Dengan Efektivitas dan Efisiensi

Manajer strategi bertanggung jawab tidak hanya untuk mengkonsentrasikan kemampuan diatas kepentingan efisiensi melainkan juga memiliki perhatian yang serius terhadap sumber daya untuk bekerja keras dengan melakukan pekerjaan secara efektif.

Pada pelaksanaannya tujuan manajemen strategis adalah sebagai berikut:

  • Untuk mengimplementasikan dan melakukan evaluasi strategi yang telah dipilih secara efektif dan efisien
  • Bertujuan untuk mengevaluasi kinerja, meninjau, mengkaji ulang, melakukan koreksi dan penyesuaian jika ditemukan penyimpangan dalam implementasi strategi
  • Untuk membuat strategi baru yang dirumuskan agar sesuai dengan perkembangan lingkungan eksternal
  • Bertujuan untuk meninjau ulang kekuatan dan kelemahan organisasi, melihat peluang dan ancaman dalam bisnis
  • Agar organisasi dapat berinovasi atas produk atau layanan sehingga bisa terus diterima oleh konsumen.

Manfaat Manajemen Strategi

Dalam uraian di atas, manajemen strategi mutlak diperlukan dalam berbagai kegiatan untuk bisa mencapai tujuan perusaan yang telah ditetapkan. Berikut ini 8 manfaat manajemen strategi diantaranya:

  1. Manajemen strategi dapat menghasilkan keputusan terbaik bagi organisasi
  2. Kegiatan merumuskan strategi akan membantu meningkatkan kemampuan organisasi dalam menghadapi berbagai tantangan
  3. Keterlibatan pegawai dalam merumuskan strategi akan membuat merek mengerti dan menghargai produktivitas yang pada akhirnya meningkatkan motivasi kerja
  4. Implementasi manajemen strategi akan membuat sebuah organisasi menjadi lebih peka terhadap ancaman dari luar
  5. Manajemen strategi yang baik akan membantu mencegah berbagai masalah yang berasal dari dalam ataupun dari luar
  6. Implementasi manajemen strategi akan membuat proses operasional sebuah organisasi menjadi lebih efektif dan efisien
  7. Strategi manajemen membantu perusahaan untuk bisa beradaptasi terhadap perubahan
  8. Pelaksanaan manajemen strategi akan membuat organisasi lebih profitable ketimbang organisasi yang belum menerapkannya

Proses dan Tahapan Manajemen Strategi

Bagi pengusaha pemula, khususnya bisnis pada skala yang kecil, biasanya cenderung mengabaikan dasar-dasar dalam melakukan bisnis. Pebisnis pemula cenderung memulai bisnis tanpa rencana, bahkan sebatas penentuan sasaran tanpa membuat strategi.

Dalam sebuah perusahaan terutama pada bisnis komersial tentu saja menyusun manajemen strategis sangat dibutuhkan. Berikut 3 tahapan dalam proses menyusun manajemen strategis:

Merumuskan Strategi

Pada tahap ini organisasi akan melakukan pengembangan visi dan misi, melakukan analisis SWOT, menentukan dan menetapkan tujuan jangka panjang organisasi, dan beberapa strategi alternatif lainnya.

Baca juga  Pengertian Manajemen Keuangan Adalah: Pendapat Penulis

Menerapkan Strategi

Pada tahap ini, strategi yang telah ditetapkan kemudian diimplementasikan misalnya merancang struktur organisasi, distribusi sumber daya, membuat kebijakan, pengembangan proses pengambilan keputusan, dan pengelolaan sumber daya manusia, usaha pemasaran dan lainnya.

Mengevaluasi Strategi

Lingkungan terus berubah seiring berjalannya waktu sehingga diperlukan evaluasi secara berkala. Tujuannya untuk melihat faktor-faktor baik secara internal maupun eksternal perusahaan.

Ada tiga kegiatan utama dalam evaluasi strategis, diantaranya:

  1. Mengkaji ulang berbagai faktor internal dan eksternal yang menjadi landasan perumusan strategi yang telah diterapkan sebelumnya
  2. Mengukur kinerja saat ini
  3. Melakukan upaya perbaikan terhadap kekurangan kinerja sebelumnya demi keberhasilan di masa depan

Tugas Manajemen Strategis

Dalam Manajemen strategis terdapat sembilan tugas penting diantaranya:

  1. Merumuskan misi perusahaan, termasuk pernyataan yang luas mengenai maksud, filosofi, dan sasaran perusahaan,
  2. Melakukan suatu analisis yang mencerminkan kondisi dan kapabilitas internal perusahaan,
  3. Menilai lingkungan eksternal perusahaan, termasuk faktor persaingan dan faktor kontekstual umum lainnya,
  4. Menganalisis pilihan-pilihan yang dimiliki oleh perusahaan dengan cara menyesuaikan sumber dayanya dengan lingkungan eksternal,
  5. Mengidentifikasi pilihan paling menguntungkan dengan cara mengevaluasi setiap pilihan berdasarkan misi perusahaan,
  6. Memilih satu set tujuan jangka panjang dan strategi utama yang akan menghasilkan pilihan paling menguntungkan tersebut,
  7. Mengembangkan tujuan tahunan dan strategi jangka pendek yang sesuai dengan tujuan jangka panjang dan strategi utama yang telah ditentukan,
  8. Mengimplementasikan strategi yang telah dipilih melalui alokasi sumber daya yang dianggarkan, dimana penyesuaian antara tugas kerja, manusia, struktur, teknologi, dan sistem penghargaan ditekankan,
  9. Melakukan evalasi keberhasilan proses strategis sebagai masukan pengambilan keputusan di masa mendatang.

Cara Menyusun Strategi Bisnis yang Efektif

Dari uraian diatas, diharapkan kita mulai memahami tentang definisi manajemen strategi dan pentingnya strategi dalam menjalankan suatu bisnis. Akan tetapi, kita belum memiliki jurus yang ampuh dalam menyusun strategi bisnis yang baik.

Berikut ini 5 cara dalam menyusun strategi bisnis yang efektif:

Berpikir Kritis

Seseorang yang berfikir kritis akan lebih mudah dalam mengetahui masalah-masalah yang ada saat ini. Dengan mengetahui suatu masalah, seseorang nantinya akan berusaha mencari jalan keluar.

Nah, dalam menjalankan strategi yang baik, seseorang perlu berfikir kritis untuk dapat mengidentifikasi masalah yang terjadi dalam lingkup internal maupun eksternal sehingga akan mengurangi resiko kegagalan dalam bisnis

Berpikir Kreatif

Dalam melakoni usaha bisnis, kita dituntut untuk berfikir kreatif terutama dalam menentukan jenis produk atau barang yang akan diproduksi. Keuggulan suatu produk atau jasa serta kebutuhannya dalam kehidupan masyarakat akan membantu menarik minat mereka untuk menggunakannya.

Berani Mengambil Risiko

Bisnis adalah dunia yang keras, penuh liku dan tidak ada yang berjalan mulus. Untuk memulai suatu bisnis dibutuhkan orang-orang yang berani mengambil resiko.

Orang yang ragu akan mengalami kesulitan bahkan untuk memulai sekalipun. Akan tetapi, pada pelaksanaannya seseorang yang berani mengambil resiko juga perlu bekerja keras agar usaha yang dijalankan berbuah manis.

Berpikir Terbuka dan Oportunis

Berpikir terbuka sangat penting dalam bisnis, terutama melihat bisnis Anda dalam sudut pandang yang berbeda untuk memunculkan ide baru. Orang yang berfikir terbuka akan lebih mudah bankit dan membangun terhadap kritik dari orang lain. Seseorang yang oportunis akan lebih mudah dalam mencari dan memanfaatkan peluang yang ada.

Memiliki Ciri Khas yang Unik

Ciptakan produk yang dapat menjadi ciri khas dari usaha yang Anda geluti tanpa perlu menjiplak orang lain, karena itulah yang membedakan produk Anda dari produk lain di mata konsumen.

Proses Manajemen Strategi

Manajemen strategi merupakan suatu pedoman keharusan dalam kaitan perusahaan menentukan rencana dan merancang strategi untuk mencapai hasil yang lebih baik, pertanyaannya, bagaimana prosesnya?

Proses Manajemen Strategi merupakan kombinasi dari tiga proses utama sebagai berikut:

  • Melakukan analisis situasi, evaluasi diri dan analisis pesaing: baik internal maupun eksternal; baik lingkungan mikro maupun makro.
  • Bersamaan dengan penafsiran tersebut, kemudian tujuan dirumuskan. Tujuan yang dirumuskan harus bersifat paralel dalam rentang jangka pendek dan juga jangka panjang.
  • Dalam manajemen strategi termasuk di dalamnya penyusunan pernyataan visi (cara pandang jauh ke depan dari masa depan yang dimungkinkan), pernyataan misi (bagaimana peran organisasi terhadap lingkungan publik), tujuan perusahaan secara umum (baik finansial maupun strategis), tujuan unit bisnis strategis (baik finansial maupun strategis), dan tujuan taktis.

Sederhananya, manajemen strategi merupakan sebuah penyusunan rencana strategis oleh perusahaan, yang dimulai dengan analisis dan evaluasi internal, merumuskan tujuan jangka pendek dan panjang sampai penyusunan visi, misi, tujuan perusahaan secara komprehenship (menyeluruh).

Demikianlah pengertian manajemen strategi menurut para ahli,  yang kami rangkum dari sejumlah sumber online dan offline, mudah-mudahan ulasannya bermanfaat.

Sumber bacaan:

  • http://www.maxmanroe.com
  • http://catatan.nahrowi.com
  • http://www.gurupendidikan.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *